Jalur Bandung-Garut via Cijapati Masih Terendam Banjir

Jalur Bandung-Garut via Cijapati Masih Terendam Banjir

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 15 Apr 2026 08:44 WIB
Banjir merendam akses jalan menuju Jalan Cijapati-Kadungora.
Foto: Wisma Putra
Bandung -

Sudah tiga hari akses Jalan Cijapati, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung terendam banjir. Akibatnya, jalur penghubung perbatasan Bandung-Garut via Cijapati-Kadungora ini masih lumpuh bagi kendaraan roda dua.

Pantauan detikJabar pada Rabu (15/4/2026), genangan banjir di titik tersebut mencapai lutut orang dewasa. Meski masih bisa dilintasi kendaraan roda empat, banyak sepeda motor yang mogok saat memaksa melintas. Pengendara dari arah Majalaya maupun Cicalengka disarankan menggunakan jalur alternatif.

Bagi pengendara dari arah Majalaya, Anda bisa menggunakan jalur alternatif via Cigentur-Cikancung dan akan keluar setelah Polsek Cikancung. Sementara dari arah Cicalengka, Anda dapat melalui jalur alternatif via Tanjunglaya-Cikancung dan akan keluar sebelum Polsek Cikancung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu pengendara asal Garut, Imam (19), mengaku motornya mati total akibat nekat menerjang banjir. Ia menyebut baru pertama kali melintasi jalur tersebut sehingga tidak mengetahui kedalaman air.

"Gede banget banjirnya, selutut. Baru tahu banirnya, baru pertama kali, belum tahu jalan alternatif," katanya.

ADVERTISEMENT

Imam yang tengah terburu-buru menuju tempat kerjanya di wilayah Cikancung berharap pemerintah segera turun tangan menangani permasalahan menahun ini.

"Perbaiki jalannya, selokan harus lancar agar tidak banjir seperti ini," harapnya.

Kondisi di Depan SPBU Ciluluk

Berbeda dengan titik Cijapati, genangan banjir di depan SPBU Ciluluk terpantau masih bisa dilintasi semua jenis kendaraan. Meski demikian, beberapa motor tetap mengalami mogok, terutama jenis motor bebek yang posisi businya rendah.

Hingga saat ini, SPBU Ciluluk belum dapat beroperasi karena area operasionalnya masih terendam air yang cukup tinggi.

Buruknya drainase dan penyempitan aliran sungai diduga menjadi faktor utama banjir di wilayah ini. Kondisi tersebut diperparah dengan pesatnya pembangunan yang tidak sebanding dengan daya tampung air.

Guna mengantisipasi kemacetan di Jalan Majalaya-Cicalengka, sejumlah anggota Polsek Cikancung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek melakukan pengaturan lalu lintas. Polisi mengimbau pengendara untuk tidak berhenti sembarangan di bahu jalan.

"Untuk diketahui dan diimbau kepada masyarakat, di POM bensin Ciluluk ini jika musim hujan terjadi genangan air yang tingginyan 20-30 sentimeter namun bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat," kata Kapolsek Cikancung AKP Indra Adhiyana.

Banjir merendam akses jalan menuju Jalan Cijapati-Kadungora.Banjir di Jalan Majalaya-Cicalengka bisa dilintasi semua jenis kendaraan. Foto: Wisma Putra

Indra meminta pengguna jalan, khususnya pemotor, agar tidak menghalangi laju kendaraan lain. Ia juga menyarankan pengendara yang ragu untuk segera putar balik demi kelancaran arus lalu lintas.

"Untuk Cijapati diperikirakan 30-40 sentimeter. Keberadaan kami di lapangan mengibau karena ada yang ragu, mereka berhenti dan menimbulkan kemacetan. Kami hadir di sini, alhamdulillah lalu lintas lancar," ucapnya.

"Kami imbau kepada pengguna jalan tetap patuhi aturan lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan. Kami di sini hadir agar lalu lintas aman dan lancar," pungkasnya.



(wip/tya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads