Larisnya Ritual Mandi Rebus Penangkal Sihir di Cianjur

Larisnya Ritual Mandi Rebus Penangkal Sihir di Cianjur

Ikbal Selamet - detikJabar
Selasa, 14 Apr 2026 08:15 WIB
Ritual mandi godog atau mandi rebus di Cianjur.
Ritual mandi godog atau mandi rebus di Cianjur. (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar)
Cianjur -

Ritual mandi godog atau mandi rebus di Cianjur yang diklaim dapat menangkal sihir hingga menyembuhkan penyakit ternyata banyak didatangi artis sampai warga negara asing (WNA).

Pimpinan Padepokan Lahir Batin, Idim Dimyati menyebutkan, pengobatan tradisional dengan ritual mandi godog tersebut sudah berjalan selama 25 tahun, dengan pasien yang mencapai puluhan orang setiap harinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Cianjur. Ada dari luar kota sampai luar pulau," kata Idim, Senin (13/4/2026).

Namun, lanjut dia, tidak hanya masyarakat umum, para artis dan politisi pun berdatangan untuk 'direbus' dan menjalani rangkaian terapi.

ADVERTISEMENT

"Salah satunya yang sering ke sini Kang Ohang. Kalau ke Cianjur pasti mampir. Terakhir beberapa hari lalu datang. Tapi bukan terkait kena sihir, terapinya hanya untuk kesehatan," jelas Idim.

Menurutnya, tidak sedikit juga WNA yang datang untuk menjalani terapi dengan ritual mandi rebus tersebut.

"Banyak juga WNA, terutama dari Timur Tengah. Dapat info ada mandi rebus jadi datang untuk mencoba," ungkapnya.

Dia menjelaskan, sesuai dengan namanya, dalam ritual ini pasien akan dimandikan dalam sebuah drum yang diisi air dan dipanaskan dengan tungku api layaknya tengah merebus.

Pasien akan dimandikan dalam air yang secara bertahap memanas tersebut selama 10-20 menit. Setelahnya pasien akan dipijat, kemudian 'direbus' kembali. Usai mandi rebus yang kedua, pasien dipersilakan untuk mengenakan kembali pakaian keringnya.

"Memang cara pengobatannya dengan direbus. Makanya disebutnya mandi godog atau mandi rebus. Tapi tidak direbus dalam air mendidih, melainkan mandi pakai air hangat secara langsung di druk air yang dipanaskan oleh tungku gas," tutur Idim

Dia mengklaim mandi rebus ini dapat merelaksasi tubuh sehingga peredaran darah lancar dan mempercepat penyembuhan penyakit.

Namun bagi pasien yang terkena sihir, Idim akan menambahkan garam ke dalam air. Reaksinya disebut akan berbeda-beda, mulai dari tak sadarkan diri, tidak merasa kepanasan, sampai akan merasa panas padahal air masih sangat dingin.

"Kalau yang kena sihir, kan kita sembuhkan pakai air laut. Salah satunya dengan ditambahkan garam. Reaksinya berbeda, tergantung dari jenis sihirnya," ucapnya.

Dia menyebut, setelah direbus, khusus pasien yang terkena sihir akan menjalani tahapan ruqyah lainnya.

"Saat direbus akan dibacakan ayat penangkal sihir. Setelahnya juga. Jadi sebenarnya sama dengan rukyah, tapi metodenya mandi rebus," kata Idim.

Dia menegaskan jika metode pengobatannya tidaklah menyimpang, sebab menurutnya hal itu dapat dijelaskan secara agama dan ilmiah.

"Kan jelas direbus ini untuk relaksasi tubuh. Bahkan setelahnya ada metode setrum, dimana mengalirkan listrik ke tubuh. Memicu reaksi otot agar tidak kaku. Jadi tidak mistis," jelasnya.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads