Momen sakral pernikahan biasanya dirayakan dengan konsep megah dan penuh estetika. Akan tetapi, seorang pria asal China justru mencuri perhatian karena menghadirkan konvoi truk septic tank dalam prosesi pernikahannya. Keputusan tersebut memicu perdebatan, sekaligus mengundang rasa penasaran banyak orang.
Dilansir Wolipop, pria bernama Pan Haonan, warga Suixi, Provinsi Anhui, mendadak viral setelah pernikahannya yang digelar pada 28 Maret lalu. Ia memilih cara tak biasa dengan mengendarai langsung truk septic tank untuk menjemput mempelai wanita, Li Yaqing. Total ada sembilan truk yang ikut dalam iring-iringan pengantin tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan unik ini ternyata bukan sekadar sensasi. Pan ingin memberikan penghormatan kepada sang ayah yang telah lebih dari dua dekade bekerja di bidang pengangkutan dan pengelolaan limbah di Cixi, Zhejiang. Profesi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan hidup keluarganya.
Meski memiliki latar belakang pendidikan sarjana di bidang penyuntingan film, Pan memutuskan bergabung dengan usaha keluarga pada 2023 setelah bisnis yang ia rintis sebelumnya gagal. Kini, ia aktif membantu operasional perusahaan, mulai dari menerima pesanan hingga memimpin para pekerja di lapangan.
Ide penggunaan truk septic tank dalam pernikahan datang dari Pan sendiri. Ia mengajukan konsep tersebut kepada tunangannya, Li Yaqing. Respons sang calon istri pun di luar dugaan, justru penuh dukungan.
"Konvoi pernikahan seperti itu romantis. Aku rasa pekerjaannya tidak jauh berbeda dari yang lain. Dia bekerja keras untuk mencari nafkah. Itulah yang paling saya hargai," kata Li seperti dikutip.
Menurut Li, orang tua Pan lah justru awalnya yang keberatan dengan penggunaan kendaraan itu. "Setelah aku mengatakan tidak apa-apa, orang tuanya pun menerimanya," kata Li.
Dari sembilan truk yang dibawa, dua di antaranya milik perusahaan Pan, sisanya dipinjam dari rekan-rekannya di industri yang sama. Sebagian orang berpikir bahwa truk tersebut kotor dan bau. Tapi kesembilan kendaraan tersebut dipastikan sudah dibersihkan secara menyeluruh dan dihiasi dengan bunga kertas merah sebelum digunakan dalam pernikahan.
Mengenai pekerjaannya, Pan mengatakan orang tua awalnya tidak mendukungnya bekerja di industri mereka karena pekerjaan itu melelahkan dan kotor. Tapi akhirnya mereka setuju setelah Pan yang membujuk dan menunjukkan kegigihan.
"Aku bangga dengan pekerjaanku. Meskipun kami melakukan pekerjaan yang paling kotor dan paling bau, uang yang kami hasilkan bersih. Dibandingkan dengan pekerjaan lain, industri kami cukup stabil,"
"Selama orang perlu makan dan buang air, kami dibutuhkan. Selama ada saluran pembuangan, kami dibutuhkan," katanya.
Artikel ini telah tayang di Wolipop. Baca selengkapnya di sini.
