Panji Petualang dibuat bingung saat menjelajahi hutan di tepian wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Pasalnya, Panji menemukan ular kecil yang belum pernah dijumpainya selama menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa.
Ular kecil bertubuh ramping dengan warna dominan kecokelatan layaknya dahan pohon atau dedaunan kering itu ditemukannya saat merayap di antara ranting pohon.
Bahkan dalam konten videonya, Panji mengaku baru pertama kali melihat ular tersebut dan belum mengetahui nama umum atau nama ilmiah dari ular yang mirip dengan ular pohon hijau itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku sedang ekspedisi di kawasan tepian Sungai Kapuas tepatnya di Kapuas Kiri Hulu Kabupaten Sintang. Tidak sengaja ketemu ular ini. Lidahnya orange. Baru pertama kali lihat ular ini, tidak tahu jenis apa. Untuk kawan-kawan yang tahu silakan bisa hubungi atau komentar," ujar Panji dalam kontennya di media sosial Instagram.
Namun, belakangan diketahui bahwa ular tersebut adalah Ular Cambuk Merah yang merupakan hewan endemik Kalimantan Barat.
"Ular Cambuk Merah ini memang satu family dengan ular hijau daun. Tapi beda jenis dan endemik Kalimantan Barat. Makanya tidak ditemukan di Jawa, Sumatera, bahkan di Kalimantan bagian Utara pun tidak ada. Endemiknya Kalimantan Barat," kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (11/4/2026).
Menurut Panji, ular unik tersebut merupakan ular berbisa, namun masuk kategori menengah. Jika menggigit manusia, maka akan menimbulkan bengkak.
"Untuk yang kondisi tubuhnya lemah terhadap bisa ular, maka akan mengakibatkan bengkak. Tidak mematikan. Tapi untuk hewan yang memang menjadi mangsanya, tentu kadar bisanya cukup untuk mematikan," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa Ular Cambuk Merah memiliki ukuran maksimal panjang hanya 1 meter. Oleh karenanya, mangsa alami dari ular tersebut adalah cicak, burung kecil, dan hewan kecil lainnya.
"Yang ditemukan itu masih berukuran 40 centimeter. Mangsanya hewan-hewan kecil, utamanya cicak hutan," ucap dia.
Panji menuturkan, Ular Cambuk Merah menjadi bukti keanekaragaman hewan di Indonesia, di mana setiap wilayah memiliki hewan unik atau endemiknya masing-masing.
"Ini merupakan anugerah yang harus kita jaga bersama. Bahkan ada tiga hewan yang saya jarang temukan, dan ada di Kalimantan Barang salah satunya yang memang endemik yakni Ular Cambuk Merah," kata dia.
Simak Video "Video Dayeuhkolot Lumpuh! Banjir Rendam Jalur Utama & Pemukiman"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)











































