Hujan deras melanda wilayah Bandung Timur, tepatnya di kawasan Cibiru dan Ujungberung, Kota Bandung, Sabtu (11/4/2026). Akibat intensitas hujan tinggi dan kondisi saluran air buruk, volume air tidak tertampung sehingga meluber ke jalan raya.
Kondisi ini terlihat di Jalan AH Nasution, tepatnya di depan Alun-alun Ujungberung. Air hujan yang menggenang di badan jalan menghambat akses lalu lintas hingga memicu perlambatan arus kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hujannya gede banget, sampai jalannya seperti banjir," kata Zamy (31), salah satu pengendara yang berteduh di Alun-alun Ujungberung.
Zamy mengeluhkan kondisi tersebut karena genangan air dinilai membahayakan para pengguna jalan yang melintas.
"Bahaya sekali, jalan jadi licin, khawatir jatuh kalau motor mah," ujarnya.
Tak hanya itu, tumpukan sampah ikut terbawa aliran air hingga akhirnya menyumbat saluran drainase di kawasan tersebut.
"Banyak sampah juga, itu juga bahaya kalau kelindes ban motor," tambahnya.
Zamy berharap saluran air di sekitar Alun-alun Ujungberung segera diperbaiki oleh pihak terkait.
"Masa ini air dari saluran air malah balik masuk ke jalan, padahal kan harusnya dari jalan ke saluran air, harus ada perbaikan saluran air," ucap Zamy.
Kondisi serupa dikeluhkan oleh Muslim, warga Cileunyi yang mengaku sering melintasi jalur tersebut untuk beraktivitas.
"Tiap hari saya jualan lewat jalan ini, kalau hujan suka berteduh, nggak maksain, apalagi banjir, takut jatuh, soalnya barang bawaan di motor berat," kata Muslim yang berjualan bakso pentol menggunakan sepeda motor.
Muslim menyebut perbaikan atau perawatan saluran air sangat penting dilakukan agar para pengendara merasa nyaman dan aman saat melintas.
"Kalau drainasenya bagus, pasti airnya ke drainase dulu enggak langsung ke jalan. Semoga mendapatkan perhatian dari pemerintah," pungkasnya.
Simak Video "Video: 3 Warga Lampung Hanyut Terseret Banjir, 1 Tewas dan 2 Masih Hilang"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/mso)











































