Kebakaran Gudang Rongsok di Margaasih Bandung, Api Masih Berkobar

Kebakaran Gudang Rongsok di Margaasih Bandung, Api Masih Berkobar

Yuga Hassani - detikJabar
Sabtu, 11 Apr 2026 07:45 WIB
Petugas saat memadamkan api di gudang rongsok Kabupaten Bandung, Sabtu (11/4/2026).
Petugas saat memadamkan api di gudang rongsok Kabupaten Bandung, Sabtu (11/4/2026). (Foto: Istimewa)
Kabupaten Bandung -

Sebuah gudang rongsok berisi bahan plastik di Kampung Peuris, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, ludes terbakar pada Sabtu (11/4/2024). Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku di lapangan untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadisdamkar) Kabupaten Bandung, Iman Irianto Sudjana, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa petugas dari berbagai pos unit telah dikerahkan ke lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya benar, kami menerima laporan kebakaran sekitar jam 04.58 WIB. Kami langsung meluncur ke lokasi," ujar Iman, kepada detikJabar.

ADVERTISEMENT

Iman mengungkapkan, setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan tindakan pemadaman. Saat itu, kobaran api terpantau masih sangat besar dan memerah.

"Petugas langsung melakukan pemadaman dikarenakan situasi masih merah dan dilakukan pembatasan penjalaran api dibantu oleh security dan karyawan setempat," katanya.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan guna memadamkan api. Seluruh armada tersebut dikerahkan dari lima pos unit yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung.

"Kami mengerahkan 2 unit pancar mako Soreang, 1 unit rescue mako Soreang, 1 unit pancar Sektor Cileunyi, 1 Unit pancar sektor TKI, 1 Unit Pancar sektor Pacira, 1 Unit pancar sektor Baleendah," jelasnya.

Iman menyebutkan bahwa material yang terbakar didominasi oleh barang rongsokan. Hal ini membuat petugas harus bekerja ekstra keras untuk memastikan api benar-benar padam.

"Yang terbakar gudang rongsok hanya di dalamnya ada bekas-bekas plastik atau bahan-bahan plastik. Hingga saat ini, proses penanganan masih berlangsung dan situasi di lokasi dalam pengendalian petugas," pungkasnya.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads