Danrem 061/SK Bangun Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi

Danrem 061/SK Bangun Jembatan Perintis Garuda di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 09 Apr 2026 18:48 WIB
Peletakan pertama Jembatan Garuda di Sukabumi.
Peletakan pertama Jembatan Garuda di Sukabumi. (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama TNI resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi. Proyek infrastruktur ini menjadi jawaban atas penantian panjang warga yang sempat terisolasi akibat bencana banjir besar beberapa tahun lalu.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terjalin antara Pemkab Sukabumi, TNI, dan Pemerintah Pusat. Menurutnya, pembangunan jembatan ini bukan sekadar urusan fisik, melainkan urat nadi bagi peningkatan ekonomi warga di pelosok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jembatan ini adalah bentuk kasih sayang Bapak Presiden untuk meningkatkan ekonomi dan mobilitas warga Sukabumi. Kami dari Pemda mendukung penuh agar pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu," ungkap Asep Japar saat menghadiri peletakan batu pertama bersama Danrem 061/SK, Kamis (9/4/2026).

Di lokasi yang sama, Danrem 061/SK Brigjen TNI Thomas Rajunio menegaskan pembangunan jembatan sepanjang 51 meter ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI dalam membangun wilayah pinggiran.

ADVERTISEMENT

Jembatan ini akan menghubungkan Kampung Cinagrog di Desa Sukamaju dengan Kampung Batusapi di Desa Sukamanah.

"Pembangunan ini adalah instruksi langsung Bapak Presiden untuk menyentuh daerah perintis. Kami dari TNI AD selaku pelaksana berharap sinergi yang kuat dari masyarakat agar jembatan ini menjadi manfaat dan ladang amal bagi kita semua," ujar Thomas Rajunio.

Target pengerjaan jembatan dengan lebar 1,2 meter ini dipastikan berjalan cepat. Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo menyebut tim di lapangan akan bekerja maksimal agar fasilitas ini segera bisa digunakan warga.

"Pengerjaan jembatan ini ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari. Kami mengajak warga setempat untuk bergotong-royong membantu proses pembangunan yang mulai dikerjakan pada esok hari," jelas Agung.

Kebahagiaan terpancar dari raut wajah warga setempat yang sudah lama memimpikan akses jembatan yang layak.

Perwakilan warga, Ustaz Miftah, mengenang pahitnya masa saat akses mereka terputus total akibat banjir pada Desember 2024 lalu. "Kami sangat bahagia. Jembatan ini adalah impian yang sudah lama kami nantikan," ucap Miftah haru.

Selain memulai proyek jembatan, rombongan juga meninjau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah mencapai 90 persen serta bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al Aman.

Rangkaian acara diakhiri dengan pelepasan ikan mas secara simbolis di Sungai Ciseureuh bersama warga sekitar.

(sya/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads