Jonathan Kura-kura Raksasa Tertua di Dunia Masih Hidup!

Kabar Internasional

Jonathan Kura-kura Raksasa Tertua di Dunia Masih Hidup!

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 13:52 WIB
Kabar kematian Jonathan, kura-kura tertua, adalah hoaks. Guinness World Records konfirmasi Jonathan masih hidup dan sehat di St Helena.
Jonathan, kura-kura raksasa tertua di dunia. (Foto: Gianluigi Guercia/AFP/Getty Images)
Bandung -

Kabar mengenai kematian Jonathan, kura-kura yang memegang rekor sebagai hewan darat tertua di dunia, resmi dinyatakan sebagai berita bohong atau hoaks. Meskipun sempat beredar klaim di media sosial yang menyebutkan Jonathan mati di usia 193 tahun pada momen April Mop, pihak Guinness World Records telah mengonfirmasi kura-kura raksasa Seychelles tersebut masih hidup dan dalam kondisi baik di kediamannya di Pulau St Helena, Inggris.

Bantahan Resmi dan Protokol Kerajaan

Mengutip penjelasan Guinness World Records dalam situs resminya, Rabu (8/4/2026), Pemerintah St Helena bertindak cepat untuk meredam kepanikan publik internasional. Seorang juru bicara pemerintah menyatakan kepada Guinness World Records bahwa Jonathan dalam keadaan hidup dan sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pulau St Helena sebenarnya memiliki protokol resmi bernama "Operation Go Slow" yang akan diaktifkan apabila Jonathan benar-benar mati. Protokol tersebut mencakup penetapan hari berkabung nasional dan pengumuman obituari resmi oleh kantor gubernur, yang hingga saat ini belum pernah dilakukan.

Kondisi Kesehatan dan Rahasia Panjang Umur

Jonathan, kura-kura tertua di duniaJonathan, kura-kura tertua di dunia.( Foto: Guinness World Records)

Jonathan diperkirakan lahir sekitar tahun 1832 dan dibawa ke St Helena dari Seychelles pada tahun 1882. Meskipun usianya telah jauh melampaui rata-rata umur spesiesnya yang biasanya hanya 150 tahun, Jonathan menunjukkan ketahanan fisik yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

Menurut penjelasan Guinness World Records dalam situs resminya, Joe Hollins, dokter hewan yang telah lama merawat Jonathan, memberikan gambaran optimistis mengenai kondisi sang kura-kura raksasa tersebut. Hollins mengungkapkan, meski Jonathan kehilangan indra penciuman dan hampir buta akibat katarak, semangat hidupnya tidak pudar.

"Terlepas dari kehilangan indra penciuman dan hampir buta karena katarak, nafsu makannya tetap kuat," ujar Joe Hollins.

Dia menambahkan, Jonathan masih mendapatkan asupan nutrisi tambahan berupa buah dan sayuran yang diberikan langsung melalui tangan oleh tim khusus setiap minggunya. Hollins merasa sangat terkesan dengan fakta bahwa makhluk ini telah melampaui usia setiap makhluk hidup lainnya di darat.

"Kondisi Jonathan saat ini sangat baik dan semua indikasi yang ada membuat kami berharap bahwa ia akan mencapai abad ketiganya-jika memang ia belum mencapainya saat ini," kata Hollins.

Ikon Dunia yang Melampaui Zaman

Jonathan, kura-kura di Pulau St. HelenaJonathan, kura-kura di Pulau St. Helena. (Foto: CNN)

Sejak kedatangannya lebih dari 140 tahun yang lalu, Jonathan menetap di Plantation House, yang merupakan kediaman resmi Gubernur St Helena. Sebagai pemegang rekor hewan darat tertua yang masih hidup sekaligus kura-kura tertua yang pernah tercatat dalam sejarah, Jonathan terus menjadi simbol keajaiban alam bagi dunia.

Pihak Guinness World Records bahkan sempat membagikan video Jonathan yang sedang menikmati pisang sebagai bukti sang pemegang rekor masih beraktivitas seperti biasa.




(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads