Teka-teki Pemegang Kendali Iran Kala Mojtaba Tak Sadarkan Diri

Kabar Internasional

Teka-teki Pemegang Kendali Iran Kala Mojtaba Tak Sadarkan Diri

Tim detikcom - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 08:45 WIB
FILE PHOTO: Mojtaba Khamenei, the second son of Irans Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei, visits Hezbollahs office in Tehran, Iran, October 1, 2024. Office of the Iranian Supreme Leader/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS/File Photo
Mojtaba Khamenei (Foto: REUTERS/Office of the Iranian Supreme Le).
Jakarta -

Teka-teki mengenai siapa pemegang kendali tertinggi di Iran kini tengah menjadi sorotan dunia. Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dikabarkan dalam kondisi tidak sadarkan diri, memicu spekulasi besar tentang stabilitas rezim Teheran.

Kondisi kesehatan Mojtaba terungkap melalui memo diplomatik yang dikutip oleh The Times of India, Selasa (7/4/2026). Laporan tersebut didasarkan pada penilaian intelijen Amerika Serikat dan Israel yang menyebutkan bahwa Mojtaba tengah menjalani perawatan medis darurat di kota suci Qom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan memo diplomatik tersebut, pria berusia 56 tahun itu dilaporkan berada dalam kondisi "parah" dan "tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan apa pun oleh rezim" Teheran. Ini merupakan kali pertama lokasi keberadaan sang pemimpin terendus publik setelah sekian lama menjadi misteri.

Meski badan intelijen dikabarkan sudah lama memantau keberadaan Mojtaba, informasi ini baru sekarang terbuka ke permukaan. Situasi ini semakin memanas mengingat sejarah serangan udara AS-Israel pada 28 Februari lalu yang menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Iran sendiri telah mengakui bahwa Mojtaba ikut terluka dalam peristiwa maut tersebut.

Di sisi lain, otoritas Iran tetap bersikeras bahwa Mojtaba masih "memimpin" negara. Namun, klaim tersebut diragukan banyak pihak karena ia tak pernah lagi muncul secara fisik sejak konflik pecah.

Hingga saat ini, tidak ada bukti video atau audio otentik yang memverifikasi kondisi terbarunya. Publik hanya disuguhi pernyataan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah, serta potongan klip yang diduga kuat merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Senyapnya komunikasi langsung dari sang pemimpin memicu gelombang spekulasi. Kelompok oposisi bahkan berani mengklaim bahwa Mojtaba Khamenei saat ini sebenarnya sedang terbaring koma di rumah sakit, tak lagi mampu menjalankan tugas kenegaraannya.

Artikel ini sudah tayang di detikNews, baca selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Mojtaba Khamenei Terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads