Viral Motor Listrik Emmo untuk SPPG di Jabar, Harga Rp 50 Jutaan

Viral Motor Listrik Emmo untuk SPPG di Jabar, Harga Rp 50 Jutaan

Shifa Lupiah Ajijah - detikJabar
Selasa, 07 Apr 2026 12:45 WIB
Motor listrik Emmo JVX GT
Motor listrik Emmo JVX GT (Foto: Dok. Emmo)
Bandung -

Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan video viral yang menunjukkan ribuan unit motor listrik dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN) di sebuah gudang besar. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa motor-motor tersebut dialokasikan khusus untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Jawa Barat.

Kehadiran unit kendaraan dalam jumlah besar ini memicu perdebatan hangat di kalangan netizen, terutama terkait transparansi anggaran dan efektivitas penggunaan kendaraan listrik untuk program sosial skala nasional.

Narasi Viral dan Spekulasi Netizen

Dalam video tersebut, terlihat deretan motor listrik bergaya trail yang masih terbungkus plastik rapi. Sebagian unit bahkan tampak sudah dimuat ke atas truk pengangkut yang siap didistribusikan. Pembuat konten mengklaim jumlah motor tersebut mencapai 70.000 unit dan diperuntukkan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jawa Barat saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini yang saya spill semua motor ada 70 ribu motor untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang... saya nggak berani nyebarin berita hoaks, tapi yang jelas ini untuk Provinsi Jawa Barat doang," ucap pembuat konten tersebut dalam rekaman yang tersebar luas.

Unggahan ini seketika memicu beragam reaksi netizen. Di tengah upaya pemerintah pusat melakukan efisiensi anggaran, kemunculan ribuan motor baru ini dianggap kontradiktif oleh sebagian masyarakat. Banyak yang mempertanyakan urgensi pengadaan tersebut di kolom komentar.

ADVERTISEMENT

"Ini yang disebut efisiensi anggaran?" tulis salah satu netizen dengan nada menyindir.

"Bisa-bisanya menghabiskan APBN untuk hal seperti ini, padahal banyak kebutuhan lain yang lebih mendesak," timpal yang lain.

Spekulasi pun berkembang liar, mulai dari dugaan pemborosan hingga pertanyaan mengenai skema perawatan kendaraan listrik tersebut di masa depan.

Fakta Motor Listrik BGN yang Viral

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, sejumlah pihak berwenang segera memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi agar tidak terjadi disinformasi yang berkelanjutan.

Tanggapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa pihaknya masih menelusuri kebenaran video tersebut secara mendalam. Hingga Senin (6/4/2026), Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan belum menerima pemberitahuan atau koordinasi resmi dari BGN terkait distribusi motor listrik dalam jumlah masif di wilayahnya.

"Belum ada konfirmasi, harus kita cek kebenarannya," ujar Herman, Senin (6/4/2026).

Herman menegaskan, karena belum ada pemberitahuan resmi mengenai rencana distribusi tersebut, klaim dalam video yang menyebutkan angka 70 ribu unit khusus untuk Jabar belum dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Senada dengan Sekda, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi, juga mengaku belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut. "Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi, Kang, terkait dengan motor listrik tersebut," ujar Ramzi.

Klarifikasi Kepala Badan Gizi Nasional

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya buka suara. Ia membenarkan adanya pengadaan motor tersebut namun meluruskan beberapa poin krusial yang salah ditangkap oleh publik. Dadan menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik untuk operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memang sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan dalam siaran pers resminya, seperti dikutip dari detikNews, Selasa (7/4/2026).

Mengenai keberadaan motor yang masih di gudang, Dadan menjelaskan bahwa unit-unit tersebut belum dibagikan karena harus melewati prosedur birokrasi yang ketat. Sebagai aset negara, setiap unit harus tercatat secara sah sebelum dioperasikan.

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan," tambahnya.

Video yang memperlihatkan deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN)Video yang memperlihatkan deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: Tangkapan layar

Terkait klaim viral yang menyebut angka 70.000 unit, Dadan dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari total 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," tegas Dadan. Jumlah ini pun diperuntukkan bagi operasional di berbagai wilayah, bukan hanya menumpuk di Jawa Barat.

Dadan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar di media sosial.

Spesifikasi Lengkap dan Harga Motor

Dilansir dari detikOto, berdasarkan tampilan visual dalam video yang beredar, motor listrik tersebut identik dengan merek Emmo model JVX GT. Motor ini memang dirancang sebagai motor dual-purpose yang tangguh.

Ketangguhan dan Performa Mesin

Emmo JVX GT tidak bisa dipandang sebelah mata. Motor ini dibekali penggerak listrik bertenaga hingga 7.000 W. Dengan tenaga sebesar itu, motor ini sangat membantu saat harus melewati tanjakan terjal atau membawa perlengkapan tambahan saat meninjau dapur umum SPPG. Konstruksi rangkanya pun dibuat kokoh untuk menghadapi jalur offroad tanpa mengurangi kenyamanan saat dipacu di jalan raya.

Teknologi Baterai dan Pengisian Daya

Untuk mendukung mobilitas jarak jauh, motor ini menggunakan baterai berkapasitas 72v 31Ah. Salah satu fitur unggulannya adalah sistem baterai yang dapat dilepas (removable), sehingga pengguna bisa mengisi daya di dalam ruangan tanpa harus membawa motor mendekati sumber listrik. Selain itu, motor ini mendukung penggunaan dua baterai sekaligus untuk memperpanjang jarak tempuh.

Jarak Tempuh dan Fast Charging

Dalam sekali pengisian penuh, Emmo JVX GT diklaim mampu menempuh jarak hingga 70 km. Jarak ini dinilai sudah sangat ideal bagi para Kepala SPPG dalam menjalankan tugas supervisi harian. Terlebih lagi, motor ini sudah dilengkapi teknologi fast charging. Untuk mengisi daya dari posisi 30% ke 80%, hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 jam, menjadikannya sangat efisien untuk penggunaan rutin.

Harga Motor Per Unit

Mengingat spesifikasinya yang masuk kategori performa tinggi dengan fitur teknologi terkini, harganya memang tergolong premium di kelasnya. Berdasarkan informasi dari situs resmi Emmo, satu unit Emmo JVX GT dibanderol dengan harga Rp 56,8 juta.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads