Video viral yang memperlihatkan pengiriman ribuan motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) memantik tanda tanya besar. Kendaraan tersebut disebut-sebut diperuntukkan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun bereaksi dengan menegaskan bahwa hingga kini belum ada informasi resmi terkait kabar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengaku pihaknya tengah menelusuri kebenaran video yang beredar luas di media sosial tersebut.
"Belum ada konfirmasi, harus kita cek kebenarannya," ujar Herman, Senin (6/4/2026).
Menurut Herman, Pemprov Jabar belum menerima pemberitahuan resmi dari BGN mengenai rencana distribusi motor listrik tersebut. Alhasil, klaim dalam video itu belum dapat dipertanggungjawabkan secara resmi.
Herman pun menegaskan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh sebelum ada kepastian dari pemerintah pusat. "Kami belum mendapatkan informasi soal hal tersebut," ucapnya.
Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan kabar pengiriman puluhan ribu sepeda motor untuk SPPG di Jawa Barat. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan sekitar 70 ribu unit motor listrik akan didistribusikan ke seluruh satuan pelayanan.
Namun saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi, mengaku belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi kang terkait dengan motor listrik tersebut," ujar Ramzi.
Ia juga membenarkan telah melihat video yang beredar di media sosial soal motor-motor tersebut. Namun, Ramzi belum bisa memastikan kebenaran dari konten video itu.
"Kebetulan memang pernah lihat di medsos ya terkait dengan adanya yang meng-upload terkait motor listrik," katanya.
(bba/orb)










































