2 Mayat Perempuan di Kontrakan KBB-Cimahi, Terungkap Saat Ditagih Uang

2 Mayat Perempuan di Kontrakan KBB-Cimahi, Terungkap Saat Ditagih Uang

Whisnu Pradana - detikJabar
Senin, 06 Apr 2026 12:38 WIB
Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi evakuasi mayat di kontrakan Cimahi
Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi evakuasi mayat di kontrakan Cimahi (Foto: dok Humas Polres Cimahi)
Cimahi -

Dua mayat ditemukan di dalam rumah kontrakan. Satu mayat ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, serta satu mayat lagi di sebuah rumah kontrakan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mayat pertama ditemukan pada Senin (6/4/2026), tepatnya di Kampung Baru, RT 07/05, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Kondisi mayat berjenis kelamin perempuan itu sudah membusuk dan bagian kepalanya nyaris tinggal tengkorak.

"Ya, jam 9.30 kami menerima laporan penemuan mayat di sebuah rumah kontrakan. Anggota Polsek Cimahi sudah mengecek lokasi penemuan mayat," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terungkapnya mayat atas nama Kuraesin (64) itu berawal saat pemilik kontrakan, Acep Budi (58), datang ke kamar yang ditinggali Kuraesin untuk menagih uang sewa. Namun saat pintu kamar diketuk, penghuni tak kunjung keluar.

"Kemudian pemilik kontrakan ini bertanga ke tetangga, informasinya sudah lebih dari seminggu korban tidak keluar rumah. Kamarnya juga katanya gelap," kata Gofur.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan kecurigaan tersebut, pemilik kontrakan tersebut melapor ke pengurus RT dan RW kemudian ke pihak keluarga. Mereka bersama-sama mencongkel kaca jendela untuk masuk ke dalam kamar Kuraesin.

Setelah berhasil masuk, mereka dikagetkan dengan bau tak sedap dan menemukan Kuraesin terbaring di atas kasur dalam kondisi tak bernyawa, badannya pun sudah membusuk

"Mereka kaget menemukan korban ini sudah meniggal di atas kasur. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan, membusuk. Diduga sudah lebih dari sepekan," kata Gofur.

Menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga pemeriksaan saksi. Hasilnya, korban diduga sakit yang dikuatkan dengan penemuan obat untuk asma, hipertensi, dan radang.

"Bahwa menurut kelurga, korban mengidap beberapa penyakit. Kelurga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian sebagai takdir," kata Gofur.

Mayat di Kamar Kontrakan Padalarang

Tak cuma di Cimahi, polisi juga menerima laporan penemuan mayat di dalam sebuah kamar kontrakan di Kampung Situsaeur RT 02/RW 01, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (6/4/2026).

Mayat tersebut diketahui atas nama Sri Yudimanah (65). Jasad korban ditemukan oleh saksi atas nama Sri Wulan dan Hendar Suhendar. Keduanya saat itu hendak menagih uang kontrakan terhadap korban.

"Sama seperti di Cimahi, kami juga dapat laporan penemuan mayat di kontrakan di daerah Padalarang. Kejadiannya hampir sama, ditemukan oleh pemilik kontrakan," kata Gofur.

Kedua saksi lalu melaporkan temuan itu pengurus RT dan RW. Bau bangkai menyeruak dari kamar kontrakan Sri. Diduga Sri sudah meninggal lebih dari tiga hari, namun jasadnya baru ditemukan beberapa hari kemudian.

"Kalau keterangan dari saksi, korban ini mengontrak sekitar 4 bulan lalu. Kemudian dia ini jarang keluar dari kamar kontrakan, dan pemilik datang saat mau menagih uang kontrakan saja," kata Gofur.

Berdasarkan keterangan anak korban, Sri sudah lama mengidap penyakit kronis jantung, kolesterol, dan asam urat. Keluarga menganggap meninggalnya Sri sebagai takdir dan menolak autopsi.

"Keluarga sudah tahu bahwa korban ini sakit kronis, terakhir bahkan bercerita sakit jantung," kata Gofur.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads