Dua peristiwa maut terjadi di pantai selatan dan sungai di Kabupaten Cianjur, Minggu (5/4/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua pelajar tewas saat bermain air di lokasi berbeda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJabar, peristiwa pertama terjadi di Pantai Ciwidig, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun. Awalnya, tiga pelajar SMK asal Kecamatan Pasirkuda berenang di pantai yang dikenal dengan keindahan hutan pinusnya itu pada Minggu pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah lama bermain air, salah seorang pelajar bernama Azka (16) mengajak kedua temannya, yakni Hidayat (18) dan Fahril (18), untuk segera menepi dan bersiap pulang. Namun, Hidayat masih ingin berenang.
"Saat kedua temannya berjalan ke tepi pantai, mereka sempat menoleh ke belakang namun tak menemukan korban Hidayat," ujar Camat Cidaun Gagan Rosganda, Minggu (5/4/2026).
Kedua pelajar itu pun meminta bantuan kepada pengunjung lain dan penjaga pantai untuk mencari rekannya yang hilang. "Setelah cukup lama melakukan pencarian, tubuh korban tampak mengapung. Setelah dievakuasi ke tepi pantai, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar dia.
Di lokasi berbeda, seorang siswa SD juga dilaporkan hanyut dan tenggelam saat bermain di sungai yang berada di Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
Kepala Unit SAR Cianjur, Andika Zein mengatakan korban bernama Muhammad alias Amat (9) diketahui tengah bermain di sungai bersama temannya untuk mencari batu. Namun, tiba-tiba korban hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras. "Begitu korban hanyut, teman-temannya langsung mencari bantuan warga sekitar," kata dia.
Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, korban pun berhasil ditemukan. Namun nahas, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia pada Minggu sore. Lokasi penemuannya tidak terlalu jauh dari titik tenggelam. Setelah itu jenazah korban dibawa ke puskesmas dan selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga," tuturnya.
Dia mengatakan, menyusul adanya dua korban tenggelam di pantai dan sungai di Cianjur, masyarakat diminta untuk lebih waspada.
"Untuk yang berwisata ke pantai selatan jangan berenang terlalu ke tengah karena gelombang sedang tinggi. Kemudian para orangtua juga diminta untuk memantau anak-anaknya agar tidak bermain ke sungai di tengah cuaca ekstrem," pungkasnya.
(iqk/iqk)










































