Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon di sejumlah titik di Kota Bandung bertumbangan. Salah satunya terjadi di Jalan Setiabudi yang membuat sejumlah mobil di sana tertimpa pohon tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada enam titik pohon tumbang yang terjadi di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Selain di Jalan Setiabudi, peristiwa serupa terjadi di depan Hotel Padasuka, Jalan Kencana depan Hotel Arjuna, Depan Hotel Artdeco Jalan Gunung Batu, Depan Hotel Sayuli Ledeng, dan depan lapangan Hegarmanah.
"Terdapat satu orang korban, terkena material pohon tumbang yang ada di depan Hotel Sayuli," ujar Kapolsek Cidadap Kompol Rudhi Gindriansyah, Jumat (3/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pohon tumbang itu juga menyebabkan akses jalan Setiabudi dari arah Lembang maupun sebaliknya tertutup. Selain itu pohon tumbang juga menyebabkan terputusnya alat komunikasi kepolisian.
"Jajaran melakukan upaya pembukaan akses dibantu warga sekitar dengan menggunakan mesin potong dan manual," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bandung Didi Riswadi menuturkan, hingga pukul 14.00 WIB setidaknya lebih dari 23 titik di Kota Bandung terdampak pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa itu tersebar mulai dari Babakan Ciparaya, Andir hingga Bandung Wetan.
Sejumlah titik yang terdampak di antaranya berada di Jalan Cibolerang, Jalan Raya Kopo, Jalan Pajajaran, Jalan Dr. Djunjunan, hingga kawasan Sukajadi dan Gegerkalong. Selain itu, kejadian juga dilaporkan terjadi di kawasan Tamansari, Hegarmanah, hingga Cijerah.
"Di beberapa lokasi, pohon tumbang menjadi dampak paling dominan. Salah satu kejadian cukup serius terjadi di Jalan Bojong Raya, Kecamatan Bandung Kulon, di mana pohon tumbang dilaporkan menimpa sebuah mobil dan menyebabkan korban yang terdampak," katanya.
Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa rumah warga di kawasan Taman Cibeunying Utara, Kecamatan Bandung Wetan. Kejadian ini menambah daftar dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Bandung.
Tidak hanya itu, sejumlah ruas jalan juga terdampak akibat material pohon tumbang maupun genangan air. Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di beberapa titik, terutama di kawasan padat seperti Kopo, Pagarsih, dan Cijerah.
Beberapa lokasi bahkan berada di titik strategis, seperti dekat akses keluar tol Pasteur di Jalan Dr. Djunjunan. Hal ini meningkatkan potensi gangguan mobilitas kendaraan, khususnya pada jam sibuk.
Sebaran titik terdampak juga menunjukkan bahwa wilayah Bandung bagian barat dan utara menjadi area dengan laporan kejadian terbanyak. Kawasan seperti Babakan Ciparay, Bojongloa Kaler, dan Sukasari tercatat memiliki lebih dari satu titik kejadian. Sementara itu, beberapa titik masih dalam proses asesmen atau pendataan lebih lanjut oleh petugas, terutama di wilayah Andir dan Sukajadi.
Cuaca ekstrem diketahui dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Kondisi ini berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan, hingga banjir di sejumlah titik.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama pada siang hingga malam hari. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon atau dekat bangunan yang berisiko saat hujan deras disertai angin kencang. Selain itu, pengguna jalan diharapkan lebih berhati-hati, terutama saat melintasi kawasan rawan pohon tumbang dan genangan air, guna menghindari risiko kecelakaan.
(ral/yum)
