Geger Macan Tutul Terjerat di Permukiman Gunung Mas Bogor

Geger Macan Tutul Terjerat di Permukiman Gunung Mas Bogor

Andry Haryanto - detikJabar
Jumat, 03 Apr 2026 09:27 WIB
Macan tutul terjerat di kawasan permukiman warga di Gunung Mas Bogor.
Macan tutul terjerat di kawasan permukiman warga di Gunung Mas Bogor. Foto: Istimewa
Bogor -

Seekor macan tutul dilaporkan terjerat di kawasan permukiman warga Kampung Gunung Mas RT 02/02, Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor, Jumat (3/4/2026). Lokasi temuan berada tidak jauh dari GOR bulutangkis setempat dan memicu perhatian warga sekitar.

Petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Bogor Dani Hamdani membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut informasi baru diterima dan tim langsung bergerak ke lokasi.

"Sudah meluncur sama Taman Safari, ada laporan dari warga. Belum lama, laporan sekitar satu jam lalu," kata Dani saat dikonfirmasi detikjabar, Jumat (3/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, keterlibatan tim gabungan diperlukan untuk memastikan kondisi satwa dan proses evakuasi berjalan aman, baik bagi warga maupun hewan yang terjerat.

Ia menduga, macan tutul itu diduga merupakan satwa liar yang berasal dari kawasan sekitar. "Diduga liar, tidak ada yang punya. Memang masih banyak di daerah sekitar Gunung Mas," ujar Dani.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa kemunculan macan tutul di wilayah permukiman bukan berasal dari kepemilikan individu, melainkan bagian dari populasi alami yang masih bertahan di kawasan hutan Puncak.

BKSDA bekerjasama dengan Taman Safari Indonesia (TSI) untuk mengevakuasi macan tutul tersebut. Menurutnya, ada standar evakuasi yang tidak bisa dilakukan asal. Misalnya melakukan pengamatan terlebih dulu untuk menaksir bobot satwa liar itu untuk kemudian dibius.

"Kalau salah dosis bisa-bisa overdosis" beber Dani.

Sementara itu, Manager Marcom Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor Danang Wibowo menyatakan pihaknya telah menerima permintaan bantuan dan langsung mengerahkan tim ke kawasan Gunung Mas. "Terjeratnya belum tahu seperti apa. Ada permintaan ke Taman Safari ke Gunung Mas, tapi masih dicek di sebelah mana titiknya," ujar Danang.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi awal, macan tutul tersebut diduga merupakan satwa liar yang memang berasal dari kawasan hutan sekitar, bukan hewan peliharaan atau koleksi.

"Bisa dikonfirmasi, macan tutul asli daerah situ, kemungkinan liar," ujarnya.

Hingga kini, tim gabungan dari BKSDA dan Taman Safari Indonesia masih melakukan penelusuran titik lokasi pasti serta menyiapkan langkah evakuasi. Kondisi satwa dan jenis jeratan yang menjeratnya belum dapat dipastikan.

Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tidak mendekati area temuan. Selain berisiko bagi keselamatan, interaksi langsung dengan satwa liar yang tertekan dapat memicu respons agresif dan memperburuk kondisi hewan tersebut.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads