Dua truk bertabrakan hingga terperosok ke parit di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/4/2026). Satu orang tewas dalam kecelakaan maut yang diduga dipicu rem blong itu.
Informasi yang dihimpun detikJabar, kecelakaan itu bermula ketika truk bernomor polisi B 9072 CQD yang dikemudikan Dede (56) dengan penumpang Nurdin (56), melaju dari arah Puncak menuju Cianjur, sekitar pukul 05.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, saat melalui jalan menurun di kawasan Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, laju truk tidak terkendali hingga menabrak truk di depannya.
"Saya sedang melaju dengan kecepatan rendah, karena kan jalannya menurun. Tapi tiba-tiba dari arah belakang ada truk yang menabrak," ujar Suherlan (34).
Menurut dia, tabrakan tersebut membuat truk bernomor polisi F 8470 WR itu terperosok ke parit di kiri jalan.
"Saking tidak tertahannya, jadi truk saya masuk ke parit. Begitu keluar dari mobil, truk yang menabrak bagian belakang juga masuk ke parit dengan kondisi bagian kemudian yang hancur," ujar dia.
Dia mengatakan truk yang menabrak bagian belakangnya diduga mengalami rem blong, bahkan sempat keluar asap dari bagian bannya.
"Tadi ada pengendara yang berhenti saat kecelakaan. Dan menjelaskan kalau ada asal dari bagian ban truk yang menabrak saya. Jadi diduga truk tersebut mengalami rem blong," kata dia.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Iptu Regina Adrilla Setiawan mengatakan kecelakaan tersebut menyebabkan pengemudi truk yakni Dede meninggal dunia.
"Korban jiwa ada satu orang yakni pengemudi truk yang belakang. Kemudian satu orang luka-luka yaitu kernetnya. Untuk truk yang di depan tidak mengalami luka," kata dia.
Dia menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
"Untuk penyelidikan sementara, sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Tapi terkait faktor lainnya masih kami telusuri," pungkasnya.
(sud/sud)










































