Bau Hangus dan Sisa Bara Usai Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

Bau Hangus dan Sisa Bara Usai Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

Tim detikNews - detikJabar
Kamis, 02 Apr 2026 11:54 WIB
Kebakaran melanda SPBE di Cimuning, Kota Bekasi, sudah padam dini hari tadi. Garis polisi dipasang di area terdampak kebakaran. (Rachma/detikcom)
Sisa kebakaran yang melanda SPBE di Cimuning, Kota Bekasi. (Foto: Rachma/detikcom)
Bekasi -

Sisa-sisa kehancuran masih terlihat jelas di sepanjang Jalan Cinyosog, Cimuning, Kota Bekasi pada Kamis (2/4) pagi. Pemandangan bangunan yang menghitam, pepohonan yang meranggas kering, serta garis polisi yang melintang rapat di depan gerbang biru Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) menjadi saksi bisu amukan si jago merah yang terjadi pada Rabu malam (1/4/2026).

Mengutip dari detikNews (baca selengkapnya di sini), bau hangus sisa bara kebakaran pun masih tercium menyengat di sekitar lokasi ruko yang porak-poranda.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Api mulai berkobar hebat di SPBE Cimuning sekitar pukul 21.08 WIB kemarin dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.45 WIB dini hari tadi. Plt Kadis Damkar Kota Bekasi Heryanto mengungkapkan insiden kebakaran ini diduga kuat berawal dari proses pengisian gas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diduga sementara dari kebocoran gas dari tabung utama," ujar Heryanto menjelaskan pemicu api yang melahap area seluas 2.000 meter persegi tersebut.

Foto udara kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 15 unit mobil damkar untuk memadamkan api yang membakar SPBE dan puluhan rumah warga yang diduga disebabkan arus pendek listrik. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/rwa.Kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 15 unit mobil damkar untuk memadamkan api yang membakar SPBE dan puluhan rumah warga. (Foto: ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Dampak Kerusakan: Rumah hingga Musala

Lidah api tidak hanya mengurung area SPBE, tetapi juga merembet dengan cepat ke pemukiman warga dan bangunan di sekitarnya. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menunjukkan kerusakan yang cukup masif. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, merinci dampak materiel di lapangan.

ADVERTISEMENT

"Untuk kerusakan sedang, empat unit kios, kemudian kerusakan ringan ada 10 unit rumah dan satu musala," kata Idham

Selain bangunan, tercatat enam unit truk SPBE dan tujuh kendaraan roda dua mengalami rusak berat akibat paparan panas api.

Belasan Korban Luka-Luka

Insiden ini juga memakan korban luka sebanyak 12 orang yang terdiri dari pegawai SPBE dan warga sekitar. Para korban harus mendapatkan perawatan intensif di empat rumah sakit berbeda, yakni RS Kartika Husada, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, RSUD Kabupaten Bekasi, dan RS Citra Arafiq.

Terkait kondisi korban, Idham Kholid menyatakan, "Tak ada korban jiwa, sedangkan korban dalam perawatan ada 12 orang. Itu warga dan pegawai SPBE".




(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads