Kesaksian Masinis KA Ciremai yang Anjlok gegara Rel Tertutup Longsor

Kesaksian Masinis KA Ciremai yang Anjlok gegara Rel Tertutup Longsor

Whisnu Pradana - detikJabar
Rabu, 01 Apr 2026 18:52 WIB
Upaya evakuasi lokomotif yang anjlok.
Upaya evakuasi lokomotif yang anjlok. (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung Barat -

Perjalanan rangkaian KA Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung terhenti mendadak akibat longsor di petak Maswati-Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026) siang.

Peristiwa ini terjadi di KM 142+8/9 saat material tanah longsor menutupi lintasan dipicu hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, perjalanan dihentikan sementara demi keselamatan penumpang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden yang terjadi pada pukul 14.53 WIB itu menyebabkan lokomotif dengan kode CC 206 13 66 anjlok pada bagian depannya. Beruntung, 10 rangkaian gerbong di belakangnya tidak ikut keluar dari rel.

Masinis KA Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung, Ilham, menceritakan awal mula insiden tersebut. Saat itu, ia tengah mengemudikan rangkaian KA menuju Bandung.

ADVERTISEMENT

"Jadi pas lagi jalan itu, karena posisi jalur agak lengkung dengan sisi kiri tertutup tebing, di depan ada longsor di jalur sehingga tidak terlihat," kata Ilham saat ditemui, Rabu (1/4/2026).

Upaya evakuasi lokomotif yang anjlok.Upaya evakuasi lokomotif yang anjlok. (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)

Benturan lokomotif dengan material longsor dari tebing setinggi kurang lebih 20 meter tak terelakkan. Laju rangkaian kereta akhirnya terhenti dan lokomotif keluar dari jalurnya.

"Ya enggak bisa menghindar, karena jarak terlalu dekat akhirnya menabrak longsoran. Saat itu saya sebisa mungkin melakukan pengereman mendadak atau emergency brake," ujar Ilham.

Beruntung insiden itu tidak menyebabkan dampak yang lebih parah. Semua kru dan penumpang KA Ciremai dinyatakan selamat. Pihaknya langsung melaporkan insiden tersebut ke Pusat Pengendali Operasi (Pusdalopka) Daop 2 Bandung.

"Penumpang dan kru semua selamat, karena upaya emergency brake. Gerbong juga enggak ada yang anjlok, hanya lokomotifnya saja," kata Ilham.

Hingga pukul 18.15 WIB, petugas KAI terus berjibaku membersihkan jalur dari material longsor. Sementara untuk mengevakuasi lokomotif tersebut, satu unit kereta crane diterjunkan ke lokasi.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, menyebutkan jumlah penumpang dalam perjalanan tersebut mencapai sekitar 500 orang dengan tujuan akhir Bandung.

"Penumpang kurang lebih 500 orang, semuanya selamat dan sudah dievakuasi ke Stasiun Rende Cikalongwetan. Nanti mereka akan disiapkan bus untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung," kata Deden.

(orb/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads