Warga Dusun Pasar Salasa, Desa Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, dikejutkan oleh teror mencekam pada Rabu (1/4/2026) pagi. Saat aktivitas warga baru saja dimulai, seekor ular sanca berukuran besar menyelinap ke permukiman.
Ular sanca dengan panjang sekitar 3 meter tersebut ditemukan di dalam kandang ayam milik seorang lansia bernama Nani Hendani (74). Saat ditemukan, ular dari famili Pythonidae itu tengah memangsa seekor ayam milik warga. Beruntung, petugas Damkar Ciamis segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi predator tersebut.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, membenarkan adanya laporan teror ular sanca tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi pagi sekitar pukul 06.23 WIB, kami mendapat laporan dari warga bahwa di rumahnya tepatnya di kandang ayam ada seekor ular sanca berukuran besar. Kami langsung datang ke lokasi menggunakan satu unit mobil pancar," ujarnya kepada detikJabar.
Dok. Damkar Ciamis. Petugas Damkar Ciamis mengevakuasi ular sanca 3 meter dari kandang ayam warga. Foto: Istimewa |
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, peristiwa ini bermula saat Nani mendengar suara gaduh yang terus-menerus dari arah kandang ayam di depan rumahnya. Karena curiga, ia kemudian memeriksa kandang tersebut dan mendapati pemandangan yang mengerikan.
"Ular sanca itu sedang memangsa seekor ayam di dalam kandang," ungkapnya.
Nani sempat berupaya meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Namun, warga tidak ada yang berani mendekat lantaran ular tersebut menunjukkan perilaku agresif dan dinilai membahayakan keselamatan. Nani pun berinisiatif menghubungi UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan evakuasi.
"Kami langsung respons dan berhasil mengevakuasi ular itu tanpa waktu lama. Pukul 6.42 WIB, ular sanca berhasil diamankan tanpa adanya korban. Ular itu panjangnya sekitar 3 meter, kami langsung ke mako untuk ditangani lebih lanjut," ucapnya.
Dok. Damkar Ciamis. Petugas Damkar Ciamis mengevakuasi ular sanca 3 meter dari kandang ayam warga. Foto: Istimewa |
Setelah memastikan situasi benar-benar kondusif, petugas Damkar Ciamis kembali ke pos untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan. Budi mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko dengan mencoba menangani satwa liar sendirian.
"Kejadian ini menjadi pengingat ancaman satwa liar bisa muncul kapan saja. Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu meminta bantuan petugas Damkar Ciamis. Kami siap membantu kapan pun. Layanan ini memang tak dipungut biaya dan untuk kepentingan keselamatan bersama," katanya.
(tya/tya)


