Harapan warga Desa Karang Tengah Kecamatan Cibadak untuk memiliki jembatan gantung yang layak segera menjadi kenyataan.
Ramai-nya kondisi jembatan "melintir" yang hanya ditopang dua bilah bambu di Desa Karangtengah tersebut mendapat atensi serius dari Bupati Sukabumi, Asep Japar.
Bupati Sukabumi yang akrab disapa Asjap ini menyatakan bahwa keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari bertaruh nyawa, adalah prioritas utama pemerintah daerah.
"Saya sudah instruksikan kepada dinas terkait untuk segera turun ke lapangan. Keselamatan warga, terutama anak-anak kita yang berangkat sekolah, adalah hal yang utama. Kita tidak ingin ada risiko sekecil apa pun, apalagi kondisi jembatannya sudah sangat memprihatinkan seperti itu," ujar Asep Japar kepada detikJabar, Rabu (1/4/2026)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asjap juga memastikan bahwa proses pembangunan akan dikawal agar bisa berjalan dengan cepat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.
"Pemerintah hadir untuk memberikan solusi. Saya minta proses administrasinya dipercepat supaya pengerjaan fisik bisa segera dimulai. Harapan saya, dalam waktu singkat warga sudah bisa menikmati jembatan yang lebih aman dan layak untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun pendidikan mereka," tegasnya.
Gayung bersambut, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa langkah penanganan sebenarnya sudah direncanakan sejak awal tahun.
Ia memastikan pemerintah tidak tinggal diam dan telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan langkah intervensi secepat mungkin agar aktivitas ekonomi dan pendidikan warga tidak terhambat.
"Ya, jembatan yang dimaksud yang viral kemarin ya, itu sebetulnya dari bulan Januari sudah kita survei, jauh sebelum terjadi hari ini. Dan kita dengan pemerintah desa sudah melakukan survei di sana, dan Pak Kades sudah mengajukan kepada kami pemerintah daerah untuk bisa segera ditangani. Gitu, itu yang pertama," ujar Sendi saat ditemui detikJabar, Rabu (1/4/2026).
Sendi menambahkan bahwa viralnya informasi mengenai jembatan tersebut memicu atensi langsung dari orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi untuk segera dilakukan percepatan.
"Yang keduanya kemarin ketika sudah viral ya, muncul informasi seperti itu, kita mendapatkan respon dari Pak Bupati dan segera diintervensi," tegasnya.
Terkait teknis di lapangan, Sendi menjelaskan ada koordinasi intensif dengan pihak desa mengenai penempatan lokasi jembatan yang baru nantinya.
"Ya, tadi malam sudah kita kontak Pak Kadesnya karena memang ada beberapa informasi dari lapangan itu akan dipindahkan. Akan dipindahkan, dan memang sebelumnya pihak pemerintah desa melalui Dana Desanya itu sudah memindahkan lokasi tersebut di beberapa tempat, memang agak jauh. Dan yang keduanya, hari ini sedang dirapatkan di tingkat desa apakah akan dialihkan atau akan tetap di situ," jelas Sendi secara mendetail.
Kabar baiknya, warga tidak perlu menunggu lama untuk melihat perubahan fisik di lokasi jembatan tersebut. Sendi menargetkan pengerjaan akan dimulai dalam waktu sangat dekat.
"Ya, mudah-mudahan tidak dalam waktu lama ya, dalam bulan ini segera kita selesaikan. Pak Kades tadi sudah sempat kita komunikasikan untuk mengurus administrasinya. Dan mungkin minggu depan Insya Allah sudah ada action," pungkasnya.
Simak Video "Video: Jembatan Gantung di Lebak Ambruk, 5 Pelajar Jatuh ke Sungai"
[Gambas:Video 20detik]
(sya/mso)











































