9 Desa Siap Gelar Pilkades PAW, Bupati Bandung Minta Panitia Bertindak Adil

9 Desa Siap Gelar Pilkades PAW, Bupati Bandung Minta Panitia Bertindak Adil

Yuga Hassani - detikJabar
Senin, 30 Mar 2026 20:48 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat doorstop bersama awak media
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat doorstop bersama awak media (Foto: Yuga Hassani/detikJabar).
Kabupaten Bandung -

Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin rapat koordinasi Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Senin (30/3/2026). Hal tersebut dilakukan agar pelaksanaan Pilkades PAW berjalan optimal, aman, dan tertib.

Dari total 13 desa yang direncanakan melaksanakan Pilkades PAW, saat ini terdapat 9 desa yang dinyatakan siap. Rapat tersebut dihadiri para kepala OPD, Kapolresta Bandung, dan jajaran Forkopimda.

"Dari 13 desa, yang bisa melaksanakan baru 9 desa. Saya tekankan kepada panitia agar bertindak adil, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, baik bakal calon maupun calon yang akan mengikuti kontestasi," ujar Dadang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, empat desa lainnya masih dalam tahap evaluasi. Salah satu desa yang tengah dievaluasi tersebut adalah Desa Lebakmuncang di Kecamatan Ciwidey.

"Nah, untuk yang satu desa Lebakmuncang nanti menunggu hari ini. Dan tentunya dari 9 desa lainnya sudah dipastikan siap," katanya.

ADVERTISEMENT

Pihaknya meminta panitia bisa berlaku adil dan menjunjung sportivitas. Hal ini bertujuan agar tidak ada pihak yang dirugikan, baik bagi bakal calon maupun calon yang akan mengikuti kontestasi.

"Persoalan pemilihan, semua juga mempunyai langkah dan strategi. Namun, apa pun itu tetap harus menjaga keamanan dan ketertiban," ucap Dadang.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono menyatakan kesiapannya dalam mengawal pesta demokrasi di tingkat desa. Ia menyebut rapat koordinasi tersebut merupakan langkah preventif untuk memetakan potensi kerawanan.

"Ini langkah baik dari Pak Bupati, Ketua DPRD, semuanya mengundang kita semuanya mempersiapkan, merencanakan, membantu nanti PAW di desa ini supaya aman dan terkendali," kata Aldi.

Aldi menjelaskan, jumlah personel yang diturunkan akan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. Jajaran Polresta Bandung dipastikan bakal menerapkan skema pengamanan yang adaptif.

"Intinya kami Forkopimda siap men-support. Oleh karena itu, imbauan Kamtibmas, imbauan untuk menjaga kondusivitas ini paling utama. Intinya semua transparan, terbuka, jaga kondusivitas," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Penampakan Hajatan Meriah di Tengah Banjir Dayeuhkolot Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads