Kebakaran Pabrik Terpal di Bogor Diduga Dipicu Sambaran Petir

Kebakaran Pabrik Terpal di Bogor Diduga Dipicu Sambaran Petir

Andry Haryanto - detikJabar
Senin, 30 Mar 2026 06:50 WIB
Kebakaran Pabrik Terpal di Bogor
Kebakaran Pabrik Terpal di Bogor (Foto: Andry Haryanto/detikJabar)
Bogor -

Kebakaran pabrik terpal di kawasan Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, diduga dipicu sambaran petir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Minggu (29/3/2026).

Komandan Tim SAR Batalyon D Resimen 3 Cikeas, Bripda Abdurrasyid, mengatakan api pertama kali muncul dari area gudang penyimpanan hasil produksi. Dugaan awal, korsleting listrik terjadi setelah sambaran petir mengenai bagian bangunan.

"Api diduga berasal dari korsleting listrik saat hujan deras, dipicu sambaran petir di gudang penyimpanan hasil produksi," ujar Abdurrasyid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Api dengan cepat membesar karena lokasi kebakaran dipenuhi material plastik yang mudah terbakar. Kobaran kemudian merambat ke sejumlah bagian pabrik hingga sulit dikendalikan.

ADVERTISEMENT

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor menerima laporan kejadian sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dari sejumlah sektor. Untuk membantu suplai air, dua unit mobil water canon milik Brimob Cikeas juga dikerahkan ke lokasi kejadian.

Abdurrasyid mengatakan, tim di lapangan memprioritaskan upaya pencegahan agar api tidak meluas ke area sekitar, terutama permukiman warga yang berada dekat dengan pabrik.

"Kami berupaya agar api tidak menjalar ke pemukiman warga di sebelah lokasi kebakaran dan gudang sebelahnya," katanya di lokasi kejadian.

Brimob Dikerahkan

Di tengah upaya pemadaman yang berlangsung berjam-jam, bantuan tambahan datang dari satuan Brimob Cikeas.

Dua unit mobil water canon milik Brimob diterjunkan ke lokasi untuk memperkuat suplai air. Selain armada, sebanyak 20 personel juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area sekitar kebakaran.

Komandan Tim SAR Batalyon D Resimen 3 Cikeas, Bripda Abdurrasyid, mengatakan fokus utama tim di lapangan adalah mencegah api meluas ke area yang lebih berisiko.
"Kami berupaya agar api tidak menjalar ke pemukiman warga di sebelah lokasi kebakaran dan gudang sebelahnya," ujar Abdurrasyid kepada detikJabar di lokasi kejadian.

Padam Usai 7 Jam

Sementara itu melansir detikNews, Kebakaran pabrik pembuatan terpal di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya padam. Api berhasil dipadamkan dalam waktu 7 jam.

Kebakaran terjadi pada Minggu (29/3) sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas kemudian berhasil memadamkan api dan masuk ke tahap pendinginan pada pukul 22.10 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya skala kebakaran serta material plastik yang mudah terbakar.

"Alhamdulillah kondisi terakhir pukul 22.10 WIB sudah proses pendinginan. Kegiatan pemadaman bisa diselesaikan dalam waktu tujuh jam, tidak menelan korban dan anggota semuanya sehat," kata Yudi.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads