Tumbangnya Reklame Raksasa di Buahbatu Bandung

Round-Up

Tumbangnya Reklame Raksasa di Buahbatu Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Minggu, 29 Mar 2026 07:15 WIB
Reklame Tumbang di Bandung
Reklame Tumbang di Bandung. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Sabtu (28/3/2026) siang itu, Riswan begitu bersyukur masih diberi keselamatan. Tukang parkir di Mie Gacoan Buahbatu, Kota Bandung tersebut nyaris jadi korban dalam insiden reklame raksasa yang tiba-tiba tumbang ke jalan.

Seingat Riswan, insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Ada dua reklame raksasa yang tumbang yaitu di Mie Gacoan Buahbatu, dan di depan toko B-Quick.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reklame yang tumbang di depan toko B-Quick tidak berdampak fatal. Benda berukuran raksasa tersebut hanya menutup Jalan Terusan Buahbatu yang membuat lalu lintas mengalami kemacetan panjang.

Sementara reklame di depan Mie Gacoan, menimpa empat kendaraan jenis Suzuki Katana, minibus dan dua truk. Warung warga sekitar juga rusak karena tertimpa tiang reklame yang tumbang.

ADVERTISEMENT

"Tadi kejadiannya jam 1an, pas lagi hujan. Tiba-tiba ini langsung rubuh," kata Riswan kepada detikJabar.

Reklame di toko B-Quick tumbang lebih dulu, kemudian menyusul reklame di dekat Mie Gacoan Buahbatu. Riswan pun bersyukur bisa selamat dari kejadian itu, sebab pos tempatnya beristirahat masih terhalang truk yang tertimpa reklame tumbang.

"Saya lagi di pos, jadi langsung rubuh gitu aja. Kalau enggak ketahan sama truk mah saya bisa ketindih, a," ucapnya.

Meski demikian, kejadian ini menimbulkan kerugian materi. Fadli, pemilik Suzuki Katana D 1849 VC jadi salah satu korbannya saat berada di Mie Gacoan setelah pulang dari Ujungberung bersama keluarganya.

"Tadi nyampe sini sebelum Zuhur. Panas awalnya mah, terus enggak lama hujan deras," katanya kepada detikJabar.

Saat sedang asyik makan bersama anak dan istrinya, Fadli tiba-tiba menerima informasi dari pengeras suara. Pihak Mie Gacoan memberi kabar bahwa Suzuki Katana warna oranye miliknya tertimpa reklame raksasa yang tumbang.

"Sambil ujan-ujanan itu langsung saya cek. Bener, posisinya udah ketimpa reklame," ungkapnya.

Setelah kejadian, Fadli berharap ada kompensasi yang ia terima. Ia juga berharap supaya Pemkot Bandung me-review kembali izin-izin reklame supaya tidak menbahayakan nyawa.

"Tadi sih udah ketemu sama penanggungjawabnya, mau tanggung jawab manajemen mereka. Cuma saya harapnya ini ditinjau lagi izin reklamenya. Untung aja sekarang enggak ada korban jiwa, kalau ada mah kan gimana," tuturnya.

Korban lainnya adalah Yudha Satria, pemilik mobil Daihatsu Sigra D 1336 YCO. Ia juga berharap ada tanggung jawab dari pemilik reklame setelah mobilnya rusak di bagian kaca depan bumper.

"Udah ngobrol sama manajemennya tadi, alhamdulillah mau tanggung jawab. Yang penting saya mah ada kompensasi, karena rusaknya lumayan," tuturnya.

Hingga akhirnya, petugas bisa mengevakuasi reklame raksasa yang tumbang itu. Satu unit crane dikerahkan untuk menyingkirkan puing reklame yang telah menutup jalan.

Kasi Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Bandung Pardiman Hendri mengatakan, ada 3 reklame yang tumbang saat hujan deras melanda. Dua reklame berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta dan satu di Jalan Buah Batu

"Ada tiga titik, dua di Soekarno-Hatta dan satu di Buah Batu," katanya.

Hendri mengatakan, penyebab robohnya reklame masih belum dipastikan. Namun, kuat dugaan karena cuaca buruk. "Mungkin karena hujan deras dan angin kencang, tapi masih kami cek," terangnya.

Terkait izin reklame, Hendri menyebut hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

"Masalah perizinan ada di DPMPTSP masalah izin atau bayar pajak itu di DPMPTSP tapi ini di kawasan komersil," pungkasnya.

(ral/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads