Hendrik Irawan kini menerima konsekuensi atas aksi nyelenehnya joget-joget sembari pamer keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) miliknya di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Namun penyebab penutupan bukan karena aksi joget-joget dan flexingnya.
Hendrik menyebut BGN sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) setelah penampakan SPPG yang jadi latar aksi joget-jogetnya viral. Netizen menyoroti ada beberapa hal yang tak sesuai hingga kemudian ditindaklanjuti BGN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain infrastruktur SPPG yang dianggap belum sesuai petunjuk teknis (juknis) BGN, di SPPG itu juga diketahui belum tersedia Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
"Betul, kemarin kami disidak BGN dan untuk sementara operasional dapur dihentikan. Memang kami akui IPAL belum ada, sekarang sedang dibenahi," kata Hendrik saat ditemui, Jumat (27/3/2026).
Hendrik belum memastikan kapan pembenahan bakal selesai. Namun imbas dari penutupan sementara SPPG miliknya itu, ribuan penerima manfaat terdampak dan 150-an relawan terpaksa dirumahkan.
"Anak-anak menunggu, kasihan sebetulnya kalau ditutup terlalu lama. Kemudian ada 150-an relawan yang terdampak, sekarang mereka enggak bisa kerja. Tapi saya menerima semua ini, termasuk hujatan netizen," kata Hendrik
Sementara soal aksi jogetnya, ia mengaku aksi itu dilakukannya sudah lama namun baru diunggah di akun media sosialnya. Kemudian ia juga tak bermaksud menyombongkan soal insentif yang diterima.
"Jadi video itu saya buat sudah lama, waktu itu juga sedang libur (operasional SPPG). Kemudian ada yang menggabungkan video itu sama omongan soal Rp6 juta," kata Hendrik.
Hendrik menyampaikan permohonan maaf terbuka atas aksinya tersebut. Ia menerima konsekuensi penutupan sementara SPPG miliknya atas huru-hara yang ia ditimbulkan.
"Saya mohon maaf kepada netizen, ini jadi pelajaran buat saya. Ya saya juga terima kalau SPPG ditutup sementara, sambil kita juga terus berbenah," kata Hendrik.
Simak juga Video 'Hendrik 'Joget MBG' Mengaku Belum Balik Modal Bangun Dapur':
(yum/yum)
