Penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan mobil angkutan gas di Jalan Raya Utama Sukabumi-Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Cibarengkok, Desa Citarik, mulai menemui titik terang.
Insiden tersebut bermula saat pengemudi menyadari adanya kejanggalan pada muatan yang dibawanya.
Kepala Desa Citarik Ujang Sumantri mengungkapkan api tidak langsung berkobar besar saat kendaraan melaju. Berdasarkan informasi yang dihimpun, muncul percikan api yang diduga berasal dari kebocoran salah satu tabung gas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut informasi yang saya terima, mobil gas itu waktu jalan ada percikan api dari gas, ada kebocoran katanya. Jadi mobil berhenti, api langsung membesar," ujar Ujang Sumantri saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).
Keputusan sopir untuk segera menghentikan kendaraan di pinggir jalan diduga menjadi langkah awal sebelum api dengan cepat merembet dari satu tabung ke tabung lainnya hingga menciptakan kobaran besar.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini memang tidak menimbulkan ledakan hebat, namun kobaran api yang membumbung tinggi berdampak pada fasilitas umum. Panasnya api merembet ke kabel PLN yang melintang di atas jalan hingga memutus jaringan listrik.
"Listrik mati karena api merembet ke atas memutus jaringan listrik. Sekarang (di lokasi) mati lampu," tambah Ujang.
Meskipun api sempat membuat suasana di Kampung Cibarengkok mencekam, Ujang memastikan bahwa tidak ada warga sekitar yang menjadi korban dalam peristiwa ini.
"Alhamdulillah tidak ada masyarakat yang jadi korban," pungkasnya.
(sya/sud)
