Pemudik sepeda motor masih terpantau melakukan arus balik di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (26/3/2026) pagi.
Mereka datang dari arah Garut-Tasikmalaya serta Cirebon-Sumedang, dengan tujuan menuju Kota Bandung dan Bandung Barat melalui jalur Cileunyi-Cibiru. Berdasarkan pelat kendaraan, arus kendaraan didominasi dari wilayah Jabodetabek hingga Purwakarta dan Karawang.
Selain itu, para pemudik terlihat membawa berbagai barang bawaan. Sejumlah dus berisi oleh-oleh diikat di bagian belakang motor menggunakan behel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian pemudik juga tampak beristirahat di minimarket, SPBU, dan warung yang menjajakan sarapan di sepanjang Jalan Cileunyi-Cibiru.
Meski volume kendaraan cukup tinggi, arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau ramai lancar.
Berharap Tahun Depan Naik Mobil
Salah satu pemudik, Dewi (45), bersama suami dan dua anaknya, tengah dalam perjalanan kembali ke Bogor setelah mudik ke kampung halaman di Tasikmalaya.
"Senin anak-anak sudah masuk sekolah, jadi kami pulang sekarang supaya bisa istirahat dulu. Di Bogor, kami berjualan warung, sementara suami bekerja sebagai ojek online," ujar Dewi saat ditemui di salah satu SPBU di Cileunyi.
Ia menambahkan, kondisi keuangan yang mulai menipis serta aktivitas ekonomi yang kembali berjalan menjadi alasan mereka segera pulang.
"Biasanya di warung banyak yang ngopi dan membeli rokok," katanya.
Dewi mengungkapkan, perjalanan saat mudik justru lebih padat dibanding arus balik kali ini.
"Alhamdulillah, tadi berangkat pukul 07.00 WIB dan pukul 09.00 WIB sudah sampai di Cileunyi. Sekarang istirahat dulu sambil sarapan dan beli bensin," ujarnya.
Ia berencana melanjutkan perjalanan melalui jalur Puncak, Cianjur-Bogor.
"Kami tinggal di daerah Ciawi, jadi lebih dekat lewat Puncak," tuturnya.
Dewi bersyukur masih bisa mudik tahun ini dan berharap ke depan kondisi ekonominya membaik.
"Alhamdulillah bisa mudik dan bertemu keluarga. Semoga tahun depan bisa pulang naik mobil, suami bisa beli mobil," harapnya.
Imbauan Polisi
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono, mengimbau para pemudik untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara.
"Jika mulai mengantuk, jangan dipaksakan. Segera menepi dan beristirahat di rest area, pos pelayanan, pos pengamanan, atau Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang telah disiapkan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar pengendara tidak berhenti di bahu jalan, baik di jalan tol maupun arteri, karena berisiko menimbulkan kecelakaan dan kemacetan.
"Bahu jalan bukan tempat istirahat. Itu sangat berbahaya," tegasnya.
Selain itu, pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan.
"Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Istirahat sejenak agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Mudik aman, keluarga bahagia," pungkasnya.
(wip/yum)
