Hotel Ini Punya Bentuk yang Tak Pernah Sama Setiap Tahunnya

Hotel Ini Punya Bentuk yang Tak Pernah Sama Setiap Tahunnya

Danica Adhitiawarman - detikJabar
Rabu, 25 Mar 2026 20:00 WIB
ICEHOTEL, hotel terbuat dari es di Swedia.
ICEHOTEL, hotel terbuat dari es di Swedia. (Foto: ICEHOTEL)
Swedia -

Di jukkasjärvi, Swedia ada sebuah hotel yang selalu punya bentuk yang baru setiap tahunnya. Bukan tak mungkin, karena hotel ini terbentuk dari salju dan es.

Saat musim dingin tiba, air di Sungai Torne berubah menjadi es. Balok es diambil dari sungai itu untuk membangun hotel dengan bentuk baru setiap tahunnya. Nah nanti saat matahari musim semi muncul, hotel akan meleleh dan kembali mengalir ke sungai.

Ide brilian itu dicetuskan oleh pendiri ICEHOTEL, Yngve Bergqvist, pada 1989. Awalnya, ia membangun Arctic Hall, sebuah galeri seni terbuat dari es dan salju.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suatu ketika semua penginapan di desa penuh, tetapi sekelompok pengunjung membutuhkan tempat bermalam. Yngve pun mempersilakan sekelompok orang itu untuk tidur di dalam Arctic Hall.

Tempat itu sudah dilengkapi dengan kantong tidur yang hangat beserta petunjuk tentang cara tidur di lokasi dingin. Para tamu menghabiskan malam di bangunan bak rumah salju eskimo itu. Keesokan harinya, mereka merasa sangat terkesan dengan pengalaman bermalam di bangunan es.

ADVERTISEMENT
ICEHOTEL, hotel terbuat dari es di Swedia.ICEHOTEL, hotel terbuat dari es di Swedia. Foto: ICEHOTEL

Berangkat dari situ, ICEHOTEL di Jukkasjärvi pun lahir. Sebuah karya yang bermula dari ide sederhana, kini menjadi pengalaman unik.

Pembangunan hotel es ini dilakukan setiap tahun. Awal tahun adalah masa menerima pendaftaran dan proposal desain dari para seniman.

Dari 150 proposal desain, sekitar 15 akan terpilih, beserta seniman mulai dari desainer grafis, arsitek, hingga ahli sipil. Selanjutnya, beragam ide tersebut digabungkan menjadi satu desain ICEHOTEL yang unik.

Selanjutnya, proses pembangunan dimulai pada musim semi dengan memanen balok-balok es besar dari Sungai Torne. Balok es seberat hingga dua ton disimpan dalam kondisi dingin selama musim panas. Nanti ketika musim dingin tiba, pembangunan ICEHOTEL dimulai.

Selain balok es, campuran es dan salju digunakan untuk membuat lantai, dinding, dan plafon hotel. Bahan tersebut tak hanya indah di mata tetapi juga kuat untuk membangun struktur hotel.

Untuk membuat hotel, cetakan digunakan untuk membuat bentuk bangunan. Setelah beberapa hari, es cukup kuat untuk berdiri sendiri sehingga cetakan dapat dilepas. Proyek pembangunan ini memakan waktu enam minggu.

Bagi yang ingin coba menginap di sini, siapkan uang minimal 6.995 Krona Swedia atau sekitar Rp 12,8 juta (kurs Rp 6.995) buat sewa satu kamar per malam. Kamar tersedia dengan sejumlah tempat tidur serta beragam dekorasi artistik dari es.

Artikel ini telah tayang di detikproperti

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads