Curhat Sopyan Terjebak Macet Bogor-Palabuhanratu, Seharian Habis di Jalan

Curhat Sopyan Terjebak Macet Bogor-Palabuhanratu, Seharian Habis di Jalan

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 24 Mar 2026 21:01 WIB
Kemacetan di jalur arteri Parungkuda, Sukabumi
Kemacetan di jalur arteri Parungkuda, Sukabumi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Padatnya arus lalu lintas di wilayah Sukabumi saat momen arus mudik, arus wisata dan arus balik Lebaran dikeluhkan para pemudik. Kepadatan terjadi di sejumlah jalur utama, terutama dari arah Palabuhanratu menuju Bogor.

Sopyan (44) salah seorang pemudik asal Ciomas, Bogor mengaku harus menempuh perjalanan sangat lama saat kembali dari kawasan wisata Palabuhanratu. Ia berangkat sejak pagi, namun hingga berjam-jam kemudian belum juga tiba di rumahnya di kawasan Ciomas, Bogor.

"Dari Bogor Ciomas dalam rangka hari raya aja. Saya pulang dari Palabuhan jam 8 pagi, sampai sekarang belum sampai rumah," kata Sopyan saat ditemui di tengah kemacetan Jalan Arteri Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut kondisi lalu lintas di Palabuhanratu sendiri sudah padat sejak awal. Lonjakan kendaraan wisatawan yang berbarengan dengan arus balik membuat jalanan nyaris tak bergerak.

"Di Palabuhan padat? Padat," ujarnya singkat.

ADVERTISEMENT

Tak hanya kali ini, Sopyan juga menceritakan pengalaman sebelumnya saat arus mudik. Bahkan, waktu tempuh yang biasanya hanya beberapa jam bisa molor drastis hingga hampir satu hari penuh.

"Saya juga kemarin hampir 24 jam. Berangkat pagi jam 03.00 WIB sampai Palabuhan jam 03.00 pagi lagi," ungkapnya.

Kondisi ini menggambarkan tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur selatan Sukabumi saat libur panjang Lebaran. Arus wisata dan pemudik bercampur, menyebabkan kepadatan parah di sejumlah titik, terutama jalur penghubung Palabuhanratu-Cikidang hingga menuju arah Bogor.

Petugas kepolisian pun terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan, termasuk dengan rekayasa arus secara situasional. Namun, tingginya mobilitas kendaraan membuat antrean panjang masih sulit dihindari.

"Terpantau sejak tadi pagi kendaraan sudah pulang, karena itu kita sudah melakukan tiga kali rekayasa lalu lintas one way. Arus cukup deras baik dari wisata Palabuhanratu maupun dari wisata Sukabumi kota," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Abdurrohman Hidayat.

Meski volume kendaraan meningkat signifikan, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau ramai lancar. Kendaraan tetap bergerak tanpa hambatan berarti.

"Kondisi arus lalu lintas sampai saat ini masih ramai lancar, roda tetap berputar, tidak ada kendala walaupun volume kendaraan sangat meningkat," jelasnya.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads