Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Sukabumi Terjadi 2 Sesi

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Sukabumi Terjadi 2 Sesi

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 24 Mar 2026 19:55 WIB
Kepadatan arus lalu lintas di GT Parungkuda-Jalur Arteri
Foto: Siti Fatimah
Sukabumi -

Arus kendaraan yang keluar-masuk wilayah Sukabumi pada periode Lebaran 2026 terpantau tinggi. Data kepolisian menunjukkan pergerakan kendaraan relatif seimbang antara yang menuju arah Bogor/Jakarta maupun yang masuk ke area wisata, meski volume kendaraan terus merangkak naik.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, memprediksi puncak arus balik mulai terasa pada Senin (24/3/2026) malam ini. Hal tersebut dipicu oleh jadwal operasional perkantoran dan kawasan industri yang akan kembali beraktivitas pada Rabu (25/3/2026) besok.

"Untuk puncak arus balik diprediksi hari ini karena besok kegiatan perkantoran serta bidang usaha kawasan pabrik sudah masuk kerja. Karena itu kami memprediksi terjadi peningkatan puncak arus balik pada malam ini," kata Hidayat kepada detikJabar, Selasa (24/3/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak pagi hari, gelombang kendaraan yang meninggalkan Sukabumi sudah menunjukkan tren peningkatan. Guna mengurai kepadatan, pihak kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way* sebanyak tiga kali serta sistem *contraflow.

"Terpantau sejak tadi pagi kendaraan sudah pulang, karena itu kita sudah melakukan tiga kali rekayasa lalu lintas one way. Arus cukup deras baik dari wisata Pelabuhan Ratu maupun dari wisata Sukabumi kota," ujarnya.

ADVERTISEMENT
Kepadatan arus lalu lintas di GT Parungkuda-Jalur ArteriKepadatan arus lalu lintas di GT Parungkuda-Jalur Arteri Foto: Siti Fatimah

Berdasarkan data pengelola jalan tol pada Senin (23/3), tercatat sebanyak 21.830 unit kendaraan keluar dari Gerbang Tol (GT) Caringin Utama menuju GT Parungkuda dan Seksi 3 Fungsional-Karangtengah. Sementara itu, kendaraan yang masuk tercatat sebanyak 21.324 unit, menunjukkan arus lalu lintas yang masih relatif seimbang.

Meski terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan, secara umum situasi lalu lintas di jalur utama Sukabumi masih dalam kondisi ramai lancar. Arus kendaraan tetap mengalir tanpa adanya hambatan atau kemacetan total.

"Kondisi arus lalu lintas sampai saat ini masih ramai lancar, roda tetap berputar, tidak ada kendala walaupun volume kendaraan sangat meningkat," jelasnya.

Pihak kepolisian juga memproyeksikan lonjakan arus balik gelombang kedua akan kembali terjadi pada akhir pekan mendatang, tepatnya 29 Maret, seiring dengan berakhirnya masa libur sekolah.

Hidayat menyimpulkan bahwa arus balik tahun ini terbagi dalam dua fase. Gelombang pertama terjadi saat aktivitas perkantoran dimulai pada 25 Maret, sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada 30 Maret saat kegiatan belajar mengajar kembali normal.

"Dapat disimpulkan dua sesi, karena tanggal 25 perkantoran dan bidang usaha sudah masuk, sementara sekolah masih libur. Kemudian tanggal 30 nanti anak sekolah sudah mulai masuk," pungkasnya.




(tya/tya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads