Rumah di Singaparna Terbakar Saat Pemilik Sedang Jaga Warung

Rumah di Singaparna Terbakar Saat Pemilik Sedang Jaga Warung

Deden Rahadian - detikJabar
Selasa, 24 Mar 2026 18:33 WIB
fire png burning flame Isolated on a black background
Ilustrasi api. (Foto: Getty Images/wirot pathi)
Tasikmalaya -

Kebakaran melanda sebuah rumah permanen milik pasangan Mimah Rohimah (35) dan Jajang (47) di Kampung Babakan Karang, RT 003 RW 002, Desa Singaparna, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (24/3/2026) sore. Lokasi kebakaran yang berada di permukiman padat penduduk membuat warga panik. Banyaknya material yang mudah terbakar menyebabkan api cepat merambat.

"Benar kebakaran terjadi sore tadi, rumah warga hangus," kata Kasi Humas Polres Tasikmalaya, Aipda Triana Anggraeni kepada detikJabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses pemadaman melibatkan masyarakat sekitar menggunakan alat seadanya. Sejumlah anggota Pos Pengamanan (Pos Pam) Terpadu Polres Tasikmalaya yang sedang bertugas mengamankan arus mudik dan balik Lebaran turut membantu pemadaman. Alhasil, api berhasil dipadamkan dengan cepat.

"Anggota kami yang berada di pos pam terdekat langsung bergerak cepat membantu warga dan petugas damkar di lapangan. Fokus utama kami adalah memastikan api tidak merembet ke pemukiman sekitar dan mengevakuasi penghuni rumah dengan selamat," jelas Triana.

ADVERTISEMENT

Seorang warga sempat terluka karena terpeleset saat pemadaman. Petugas Dokkes Polres Tasikmalaya dibantu anggota Satintel Polres Tasikmalaya dan Bhabinkamtibmas Polsek Singaparna langsung mengevakuasi korban. Pengobatan diberikan agar luka tidak menyebabkan infeksi.

Kapolsek Singaparna melalui Panit II Reskrim, AIPDA Dwi Santoso, menjelaskan api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik di salah satu kamar di lantai dua rumah berukuran 70 meter persegi tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP awal, sempat terdengar bunyi letupan yang disertai kepulan asap tebal dari area kamar lantai atas. Saat kejadian, pemilik rumah, Mimah, sedang berada di lantai bawah menjaga warung, sehingga bagian atas rumah dalam keadaan kosong," ujar Dwi Santoso.

Dwi menambahkan, saksi mata bernama Rudi yang berada di dekat lokasi adalah orang pertama yang melihat api sudah mulai menjalar ke bagian luar kamar lantai dua. Ia langsung berteriak memberi tahu korban. Menyadari rumahnya terbakar, korban bersama saksi segera menghubungi Polsek Singaparna, koramil, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Meski api menghanguskan sebagian besar area lantai atas dan atap rumah, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Rumah yang dihuni oleh empat orang tersebut kini mengalami kerusakan cukup berat.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta," tambah Dwi Santoso.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads