Bandung-Cianjur Macet, Polisi Sempat Terapkan One Way

Bandung-Cianjur Macet, Polisi Sempat Terapkan One Way

Ikbal Selamet - detikJabar
Minggu, 22 Mar 2026 19:14 WIB
Antrean kendaraan di Jalan Raya Bandung
Antrean kendaraan di Jalan Raya Bandung (Foto: Ikbal Slamet/detikJabar).
Cianjur -

Arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung, tepatnya dari arah Bandung menuju Cianjur, mengalami kepadatan pada Minggu (22/3/2026). Polisi pun menerapkan beberapa kali sistem one way untuk mengurai kepadatan yang dipicu perlintasan kereta api tersebut.

Pantauan detikJabar hingga pukul 18.00 WIB, antrean panjang terjadi mulai dari Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, hingga Jembatan Rajamandala yang merupakan perbatasan Cianjur-Bandung Barat.

Polisi bahkan sempat melakukan rekayasa lalu lintas one way dari arah Bandung menuju Cianjur pada pukul 16.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, setelah sistem one way selesai, antrean panjang kendaraan kembali terjadi.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan pada momen arus balik atau H+1 Lebaran memang terjadi peningkatan volume kendaraan, baik dari arah Bandung ke Cianjur hingga ke Puncak.

ADVERTISEMENT

"Ada peningkatan 70 persen volume kendaraan dari berbagai akses masuk ke Cianjur," kata dia, Minggu (22/3/2026).

Menurut dia, untuk Jalur Puncak cenderung lebih lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. Tetapi kepadatan terjadi di Jalan Raya Bandung.

"Untuk puncak lancar, tapi dari arah Bandung ke Cianjur ataupun Cianjur menuju Bandung itu terjadi kepadatan dan antrean kendaraan," kata dia.

Menurut dia, untuk arah Bandung kepadatan terjadi mulai dari Pasar Ciranjang yang disebabkan persimpangan jalan.

Namun, untuk arah Bandung menuju Cianjur, kepadatan arus mengular cukup panjang karena kendaraan menurunkan kecepatan saat melintasi perlintasan jalur kereta di Haurwangi, tepatnya Desa Cipeuyeum.

"Pengendara rata-rata menurunkan kecepatan saat melalui persimpangan dengan jalur kereta. Akibatnya terjadi antrean kendaraan. Jadi bukan macet total karena arus, melainkan antrean saat melalui jalur kereta," kata dia.

Dia menegaskan, petugas sudah disiagakan sejak pagi hari untuk mengurai kemacetan. "Bahkan kita lakukan oneway lokal untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut," kata dia.

Aang menambahkan, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada H+3 setelah Lebaran. "Akan ada peningkatan volume kendaraan baik yang kembali ke Jabodetabek ataupun yang berwisata di libur lebaran. Tapi kami upayakan berbagai rekayasa lalulintas untuk mengantisipasi kemacetan," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ada Reuni 212 di Monas, Simak Rekayasa Lalin Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads