Situasi arus lalu lintas di kawasan jalur mudik Garut di hari H lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M ini, terpantau kembali mengalami kepadatan. Polisi berulang kali melakukan sistem satu arah lajur kendaraan atau one way untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas.
Menurut Kasat Lantas Polres Garut AKP Luky Martono, terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur mudik Limbangan. Kendaraan pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya mendominasi jalanan di wilayah ini.
"Sedikit ada peningkatan volume kendaraan, khususnya dari arah Bandung menuju wilayah Garut dan Tasikmalaya," kata Luky kepada wartawan, Sabtu, (21/3/2026) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luky menjelaskan, kendaraan-kendaraan yang masuk dari kawasan Bandung via Nagreg memadati jalur Limbangan-Malangbong serta Kadungora-Leles. Di jalur Limbangan, kendaraan mayoritas meluncur menuju Tasikmalaya. Sedangkan di Kadungora, kendaraan masuk ke kawasan perkotaan Garut.
Sebagai upaya mengurai kepadatan volume kendaraan yang terjadi di kedua jalur tersebut, kata Luky, pihaknya melaksanakan sistem satu arah jalur kendaraan atau one way.
"Kami telah laksanakan sebanyak 6 kali one way dari arah Barat menuju Timur," katanya.
Di jalur Limbangan-Malangbong, one way dilaksanakan sebanyak 4 kali, masing-masing pada pukul 13.30 WIB, 15.20 WIB, 15.25 WIB serta 16.00 WIB, dengan titik penyetopan kendaraan berada di kawasan Simpang Tiga Selaawi dan RM Berkah Malangbong.
Sedangkan di jalur Kadungora-Leles, one way dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni pada pukul 11.25 WIB dan pukul 15.35 WIB, dengan titik penyetopan kendaraan di Jalan Baru Soekarno-Hatta.
"Secara umum, kondisi lalu lintas masih lancar meskipun terjadi peningkatan arus kendaraan," kata Luky.
"Kami akan terus menyesuaikan pola rekayasa lalu lintas sesuai dengan situasi di lapangan, agar arus kendaraan tetap terkendali dan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan dengan aman dan nyaman," pungkas Luky.
(yum/yum)










































