Ramadan Kemungkinan 2 Kali Setahun di 2030, Ini Penjelasannya

Ramadan Kemungkinan 2 Kali Setahun di 2030, Ini Penjelasannya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikJabar
Sabtu, 21 Mar 2026 20:00 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing at night background. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem.
Ilustrasi Ramadhan (Konstantin Yuganov)
Bandung -

Umat Islam di Indonesia diperkirakan bisa menjalani dua kali Ramadan dan satu kali Idul Fitri dalam setahun. Momen langka ini diperkirakan akan terjadi pada 2030.

Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa pada 2030 bisa ada dua kali Ramadan. Sedangkan
Idul Fitri terjadi sekali.

"Tahun 2030 dua kali Ramadan (Januari dan Desember), 1 kali Idul fitri (4 Februari)," kata Thomas kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia merinci perkiraan itu sebagai berikut:

Ramadan 5-6 Januari 2030

ADVERTISEMENT

Idul Fitri 4 Februari 2030

Ramadan 26 Desember 2030

Idul Fitri 24-25 Januari 2031

Dia menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi karena perbedaan tahun Hijriah dan Masehi.

"Karena 1, tahun Hijriah sekitar 354 atau 355 hari. Padahal tahun Masehi 365 atau 366 hari," tuturnya.

Dengan selisih jumlah hari itu, makan ada kemungkinan Ramadan terjadi dua kali dalam setahun. Salah satu bulan Ramadan 2030 jatuh pada bulan Desember.

"Ketika Ramadan terjadi pada awal Januari, maka Ramadan akan terjadi lagi pada Desember," ungkapnya.

Baca selengkapnya di sini.

(rdp/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads