Gedung Sate mulai diramaikan warga menjelang pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah. Area kantor Gubernur Jawa Barat tersebut dibuka secara resmi untuk pelaksanaan Salat Id tahun ini.
Pantauan detikJabar, Sabtu (21/3/2026), gema takbir telah berkumandang di Gedung Sate menjelang Salat Idul Fitri. Area salat bagi warga dipusatkan di dua titik, yakni area dalam dan area luar di Jalan Diponegoro.
Sesuai agenda, Salat Idul Fitri di Gedung Sate akan diimami oleh KH Ihsan Kamil dengan Khatib Tata Sukayar. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dijadwalkan memberikan sambutan pada pelaksanaan Salat Id tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang warga, Bagus (29), mengaku datang dari Cikutra untuk mengikuti Salat Idul Fitri di Gedung Sate. Baginya, ini menjadi momen perdana pelaksanaan Salat Id digelar di kantor Gubernur Jabar.
"Tadi berangkat dari jam 6, biar enggak ketutup jalannya sama yang Salat Id," katanya.
Warga datangi Gedung Sate untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 2026 Foto: Rifat Alhamidi |
Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Adi Komar mengatakan bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri tingkat Provinsi Jawa Barat akan dilangsungkan di halaman Gedung Sate, bukan di Lapangan Gasibu seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Di Gedung Sate, di halaman Gedung Sate. Jadi penyelenggaraan Salat Id tahun ini dilaksanakan di halaman Gedung Sate sate, jadi tidak di Gasibu," ujar Adi saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, pemindahan lokasi dari Lapangan Gasibu dilakukan setelah evaluasi pelaksanaan sebelumnya, sekaligus mempertimbangkan kenyamanan jemaah.
"Karena pertama sebagaimana kita tahu, secara hadits dan sunnahnya lebih baik diselenggarakan di tempat terbuka, kedua kita kan mengevaluasi penyelenggaraan salat yang lebih baik, kita pandang di gasibu itu aktivitas warga yang menggunakan jalan Surapati itu masih ada," katanya.
(ral/tya)












































