Hari Raya Idul Fitri 2026 berdampak langsung terhadap layanan pengelolaan sampah di Bandung Raya. Operasional TPA Sarimukti dipastikan berhenti total pada hari H Lebaran, sehingga distribusi sampah dari berbagai daerah akan dihentikan sementara.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat mengambil keputusan ini guna memberikan kesempatan bagi para petugas untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Di sisi lain, kondisi tersebut menuntut tanggung jawab kolektif dalam pengelolaan sampah, terutama di level masyarakat.
Kepala DLH Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, menegaskan bahwa penyesuaian operasional ini hanya akan berlangsung selama satu hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada hari raya nanti operasional akan off (libur) dulu karena petugas juga merayakan Lebaran. Pengiriman sampah akan berlanjut kembali setelah hari raya dengan penyesuaian jam kerja," kata Ai, Jumat (20/3/2026).
Meski hanya sehari, Ai mengakui penghentian operasional TPA Sarimukti berpotensi memicu dampak signifikan. Terlebih, momentum Lebaran selama ini identik dengan lonjakan volume sampah, mulai dari sisa makanan hingga kemasan sekali pakai.
Oleh karena itu, DLH Jawa Barat mendorong pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Bandung Raya agar tidak bergantung sepenuhnya pada TPA Sarimukti. Pengelolaan sampah di tingkat hulu harus lebih optimal melalui aksi pemilahan dan pengurangan sejak dari sumbernya.
"Kami meminta pemerintah kabupaten/kota untuk lebih mengoptimalkan proses pengurangan dan pemilahan di hulu. Masyarakat juga diharapkan bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri melalui pengolahan di rumah," ujarnya.
Simak Video "Video Menag Ungkap Aturan Takbiran saat Hari Nyepi di Bali: Tanpa Sound System"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)











































