Niat Cepat Sampai, Pemudik Justru Celaka di Jalur Ekstrem Tasikmalaya

Niat Cepat Sampai, Pemudik Justru Celaka di Jalur Ekstrem Tasikmalaya

Faizal Amiruddin - detikJabar
Jumat, 20 Mar 2026 05:48 WIB
Proses evakuasi sepeda motor masuk jurang di perbukitan Kadipaten Tasikmalaya.
Proses evakuasi sepeda motor masuk jurang di perbukitan Kadipaten Tasikmalaya. (Foto: Istimewa)
Tasikmalaya -

Berniat mencari jalan pintas, seorang pemudik justru malah tersesat di wilayah perbukitan Tasikmalaya Utara.Bahkan, korban masuk ke dalam jurang.

Jalan yang terjal akhirnya membuat pemudik bernama Mattheo Putra (21) warga Desa Linggarjati Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya ini mengalami kecelakaan. Sepeda motornya terjatuh ke jurang, beruntung dia berhasil selamat setelah ditolong warga dan polisi.

Informasi yang dihimpun, pada Kamis (19/3) korban mudik dari perantauannya di daerah Bandung. Dia mudik dengan mengendarai sepeda motor matic Honda Beat, dengan nomor polisi D 6502 VFP. Dari pengakuan korban kepada polisi, dia berniat mudik ke Tasikmalaya kemudian ke Garut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban itu dari Bandung mau ke Tasikmalaya, sepulangnya dari Tasikmalaya mau ke Garut," kata Kapolsek Kadipaten, AKP Sandy Suardani, Jumat (20/3/2026).

ADVERTISEMENT

Saat itu Mattheo berniat mencari jalan pintas untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas. Dia kemudian memanfaatkan peta digital untuk mencari jalan tercepat ke tempat tujuannya di Garut

Dari kawasan tanjakan Gentong Tasikmalaya, dia kemudian masuk ke kawasan perbukitan Karaha Bodas dan memasuki kawasan sekitar Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kadipaten.

Namun navigasi peta digital itu rupanya membawa dia ke kondisi jalan yang terjal, kondisi medan yang idealnya dilalui kendaraan-kendaraan offroad. Alhasil, di satu titik lokasi dia terjatuh dan jatuh ke jurang yang cukup dalam.

"Kami mendapatkan informasi itu melalui call center 110, segera saat itu juga kami meluncur ke lokasi kejadian, berbekal titik koordinat yang disampaikan pelapor," kata Sandy.

Menurut Sandy lokasi kecelakaan korban berada di pegunungan kawasan PGE Kadipaten. "Lokasinya di gunung, sudah perbatasan Tasikmalaya - Garut," kata Sandy.

"Korban bersama motornya jatuh ke jurang, akibat jalannya terjal. Beruntung korban selamat, dia hanya luka ringan," imbuh Sandy.

Proses evakuasi korban dan sepeda motornya sendiri tidak mudah mengingat tebing yang cukup tinggi. Posisi sepeda motor berada di dasar jurang sedalam kurang lebih 10 meter.

Dibantu petugas keamanan PGE Kadipaten, polisi akhirnya berhasil membantu korban. Setelah memastikan kondisi Mattheo aman, polisi kemudian mengevakuasi sepeda motornya dengan cara ditarik tali. "Sudah aman, motornya berhasil ditarik dari jurang. Dibantu petugas keamanan PGE Kadipaten," kata Sandy.

Atas kejadian itu Sandy mengimbau agar pemudik menempuh jalur utama ketimbang menempuh jalur alternatif yang belum diketahui kondisi medannya. Selain berisiko tersesat, juga bisa membahayakan keselamatan.

"Ya kami imbau gunakan jalur utama saja, ketimbang berisiko celaka atau tersesat. Gunakan teknologi dengan bijak, pahami cara penggunaannya, jangan sampai malah membahayakan keselamatan kita," kata Sandy.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads