Walkot Farhan Pantau Takbiran di Masjid Raya Mujahidin Bandung

Walkot Farhan Pantau Takbiran di Masjid Raya Mujahidin Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Kamis, 19 Mar 2026 20:39 WIB
Wali Kota Bandung M Farhan saat memantau malam takbiran Umat Muhammadiyah di Masjid Raya Mujahidin, Kota Bandung.
Wali Kota Bandung M Farhan saat memantau malam takbiran Umat Muhammadiyah di Masjid Raya Mujahidin, Kota Bandung. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memantau langsung pelaksanaan malam takbir Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah di Masjid Raya Mujahidin. Di sana, ia ingin memastikan pelaksanaan tersebut berlangsung secara khidmat di kalangan Umat Islam Muhammadiyah.

"Bahwa di Kota Bandung, keluarga besar Muhammadiyah malam ini sudah tidak ada tarawih, jadi langsung malam takbiran," kata Farhan di Masjid Raya Mujahidin Kota Bandung, Kamis (19/3/2026) malam.

"Saya sebagai Wali Kota Bandung beserta seluruh jajaran ingin memastikan bahwa keluarga besar Muhammadiyah yang merayakan 1 Syawal jatuh pada tanggal 20 Maret bisa melaksanakan dengan baik, dengan lancar ya dan juga tentu saja dengan khusyuk pada saat beribadah nanti," ungkapnya menambahkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di momen itu, Farhan juga ikut menyinggung tentang tingginya toleransi umat beragama di Indonesia. Sebab di momen bersaman, takbiran Muhammadiyah berbarengan dengan pelaksanaan Hari Nyepi 2026 yang dilaksanakan Umat Hindu.

ADVERTISEMENT

"Ini salah satu bentuk bagaimana Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia. Kita tetap menghormati saudara-saudara yang beragama Hindu yang sedang merayakan ibadah Nyepi. Jadi takbiran malam ini tidak ada pawai, paling besok baru boleh pawai untuk menghormati yang Nyepi," ungkapnya.

Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jabar Dikdik Dahlan mengatakan, Umat Islam Muhammadiyah akan melaksanakan Salat Idulfitri pada Jumat (20/3/2026) besok. Rencananya, ada 56 masjid di Kota Bandung yang dipersiapkan untuk pelaksanaan Salat Id tersebut.

"Kalau di sini, akan dilaksanakan di Lapang Lodaya. Khatibnya Bapak Prof Dr Hilman Latif mantan Dirjen Haji. Dan biasanya kalau berbeda itu akan membludak sekali," katanya.

"Jadi mungkin akan lima sampai enam kali lipat biasanya pelaksanaan Idulfitri maupun Iduladha. Karenanya kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berlebaran besok itu sudah datang dari awal. Dari 05.30 WIB lah begitu sudah masuk ke lapangan supaya dapat ke bagian tempatnya," pungkasnya.

(ral/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads