Kejadian tak mengenakkan menimpa Gugun Gunandar pada Senin (16/3) malam. Tukang bakso viral di Kota Bandung dengan nama beken Gugun Meatball itu jadi korban pohon tumbang hingga membuat dagangannya hancur berantakan.
Insiden itu dialami Gugun saat melintas di Jalan Surapati, Kota Bandung sekitar pukul 20.00 WIB. Tepat di depan kantor Dinas Perkebunan Jawa Barat (Jabar), dia tak menyangka motor yang ditumpanginya malah tertimpa pohon tumbang dengan ukuran yang begitu besar.
"Jadi malem itu saya habis dari Dago nganter orderan buat bukber. Nah pas mau pulang, lagi jalan, nyampe di situ malah kena pohon tumbang," katanya saat berbincang dengan detikJabar, Kamis (19/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gugun memang bisa selamat dari kejadian tersebut. Ia hanya mengalami luka lecet di bagian pelipis mata, pipi hingga bagian mulutnya
Namun yang memilukan, motor dan gerobak bakso dagangannya hancur berserakan. Gerobaknya kini tak bisa lagi digunakan, sementara motor matik miliknya rusak di bagian depan hingga stang yang bengkok karena tertimpa pohon tumbang.
"Ukuran pohonnya gede lah, diameternya itu lebih dari ember cat 25 kilogram. Tapi alhamdulillah enggak apa-apa, enggak ada luka serius, cuma luka ringan aja," ungkap Gugun.
Di malam itu, untungnya, Gugun mendapat banyak pertolongan dari warga sekitar. Setelah itu, satu per satu petugas dari PMI hingga Dinas Damkarmatan Kota Bandung datang untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.
Pohon tumba timpa Gugun Meatball, pedagang bakso viral di Bandung Foto: Dok Istimewa |
Pengobatan pertama pun sudah Gugun lakukan. Namun setelah itu, ia memutuskan tidak menjalani pengobatan lanjutan dan langsung pulang menuju tempat kontrakannya.
"Enggak, langsung pulang. Pulang juga pake motor itu, Alhamdulillah masih bisa jalan ya walaupun stangnya bengkok sama lampunya hancur, ya, kang," ujarnya seraya tertawa renyah.
Masih Antar Orderan
Meski mengalami kejadian itu, keesokan harinya, Selasa (17/3/2026), Gugun tetap mengantarkan pesanan pelanggannya. Mengandalkan motor matik yang rusak, satu per satu bakso yang telah dipesan dia antarkan untuk kebutuhan buka puasa bersama.
"Selasanya masih nganterin orderan. Saya bawa baksonya masih pakai motor itu, masih kuat motornya. Kalau hari Rabunya kebetulan udah libur, udah enggak jualan," kata Gugun.
Gugun Meatball, Penjual Bakso Panggilan di Kota Bandung Foto: Bima Bagaskara/detikJabar |
Berdasarkan taksiran, Gugun mengatakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp 5 juta. Namun, dia memilih tak menyerah dan tetap mengantarkan pesananan pelanggannya sesuai perjanjian.
"Yang parah ini ya, gerobak. Gerobak itu hancur banget enggak bisa dipakai lagi," ujarnya.
Tak Kabari Keluarga
Meski mengalami kejadian ini, Gugun memutuskan untuk tidak memberi kabar terhadap keluarganya di Majalengka. Istrinya, justru baru ia kabari Rabu (18/3) kemarin karena enggan berpikiran macam-macam.
Gugun, penjual bakso keliling di Bandung. Foto: Bima Bagaskara/detikJabar |
Selain sang istri, Gugun juga memutuskan tidak memberi kabar meski jadi korban pohon tumbang kepada sanak keluarga di kampung halaman. Bahkan istrinya, meski tiap hari berkomunikasi lewat panggilan video, namun kabar tersebut baru ia sampaikan baru-baru ini.
"Kebetulan sih keluarga itu saya kabarin kemarin, jadi biar enggak biar mereka enggak panik gitu masalahnya mah. Setelah saya udah sehat, baru saya kasih tahu," ucapnya.
Dapat Rezeki dari Pelanggan
Setelah ini, Gugun berencana mudik ke kampung halamannya di Majalengka. Sepekan ia akan libur berjualan, dan kemudian kembali lagi ke Bandung untuk memperbaiki gerobak dagangannya.
Beruntung, Gugun telah mendapat bantuan dari salah satu netizen. Orang tersebut ikut membantu setelah menerima kabar Gugun menjadi korban pohon tumbang yang tersebar di media sosial.
"Sekarang lagi beres-beres mau mudik. Rencana saya libur dulu seminggu, terus ke Bandung lagi sambil bikin dulu gerobak yang baru. Alhamdulillah, ada yang bantu dari netizen ya setelah setelah kejadian itu nyebar. Yang pada kenal juga ikut bantu, yang biasa beli gitu, Alhamdulillah," katanya.
"Dan mudah-mudahan setelah ini jualannya bisa makin lancar. Sekaligus jadi pengingat buat saya supaya di jalan itu lebih hati-hati lagi," pungkasnya.
(ral/yum)



