Pemerintah Kabupaten Bandung menunjukan keseriusannya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto,
Di hadapan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Bupati Bandung Dadang Supriatna pamerkan hasil panen perdana program Gerakan Tanami Halaman (Gertaman) yang dilakukan di kawasan Rumah Dinas Bupati, komplek Pemkab Bandung, Kamis (19/3/2026).
Dadang dan Sony memanen berbagai komoditi sayuran, seperti pakcoy, daun seledri, bayam, kangkung, hingga ubi jalar. Panen ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengapresiasi langkah terobosan Bupati Dadang yang meluncurkan program Gertaman di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.
"Program ini merupakan langkah cerdas untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah atau kantor yang tidak produktif dengan ditanami berbagai komoditi bernilai ekonomi dengan waktu panen yang singkat," kata Sony.
Sony mengungkapkan, program ini sangat bermanfaat untuk memperkuat gerakan ketahanan pangan dan membantu suplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bandung.
"Inovasi ini layak dicontoh dan dikembangkan oleh daerah lain, karena hasil panen Gertaman dapat disalurkan ke SPPG sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar. Inovasi Pak Bupati luar biasa," ungkapnya.
Selain dapat mensuplai kebutuhan MBG untuk dapur SPPG sekitar, Sony sebut masyarakat juga mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan sayuran tersebut.
"Jika berjalan secara serius dan konsisten, Program Gertaman ini dapat rutin memasok kebutuhan MBG sekaligus berperan menjaga ketahanan pangan masyarakat," ujarnya.
Bupati Dadang Supriatna menjelaskan, program ketahanan pangan ini diluncurkan pada 23 Desember 2025 lalu di Kantor Kecamatan Soreang. Program ini bertujuan mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto dan MBG di Kabupaten Bandung.
"Alhamdulillah setelah dilaunching 23 Desember lalu, hari ini kita bisa melaksanakan panen perdana bersama Bapak Wakil Kepala BGN. Hasil panennya luar biasa," jelas Bupati Dadang Supriatna.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut gerakan Gertaman ini adalah ikhtiar dan upaya nyata Pemkab Bandung untuk membangun kemandirian pangan keluarga di Kabupaten Bandung.
"Sejak awal diluncurkan, gagasannya adalah memanfaatkan lahan pekarangan tidak produktif untuk ditanami tanaman bernilai ekonomi dan waktu panennya singkat. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kalau surplus nanti bisa dijual di KDMP untuk support MBG," ujar Kang DS sapaan karib Dadang Supriatna.
Setelah panen perdana ini, Kang DS mengajak masyarakat untuk menangkap peluang program MBG yang memiliki perputaran uang hingga Rp 5,4 triliun per tahun di daerah tersebut.
"Saya optimistis nanti hasil panen masyarakat juga akan memenuhi kebutuhan MBG karena kebutuhan MBG sangat besar," ujarnya.
Kang DS juga ingin masyarakat Kabupaten Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam Gertaman guna mencapai kemandirian pangan dan stabilitas ekonomi keluarga.
"Mari kita bersama-sama memanfaatkan halaman rumah kita untuk ditanami tanaman dan sayuran yang produktif. Dengan begitu, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah," pungkasnya.
(wip/yum)
