Mudik Jabar 2026: Bundaran Cibiru Bandung Ramai Lancar

Mudik Jabar 2026: Bundaran Cibiru Bandung Ramai Lancar

Adi Mukti - detikJabar
Selasa, 17 Mar 2026 14:09 WIB
Jalan Soekarno Hatta Bandung
Jalan Soekarno Hatta Bandung (Foto: Adi Mukti/detikJabar).
Bandung -

Arus lalu lintas di kawasan Bundaran Cibiru terpantau ramai lancar pada Selasa (17/4/2024). Baik kendaraan dari arah Jalan A.H. Nasution, Jalan Soekarno-Hatta, maupun Jalan Raya Cinunuk, masih bergerak tanpa hambatan berarti.

Meski volume kendaraan mulai padat, pergerakan motor dan mobil masih tergolong mengalir. Kendaraan dari arah Cileunyi didominasi oleh pemudik roda dua. Sebaliknya, arus dari Jalan A.H. Nasution menuju luar Bandung didominasi oleh kendaraan roda empat dan truk logistik.

Bundaran Cibiru memang dikenal sebagai titik jenuh lalu lintas, bahkan di luar musim mudik. Salah satu pemicu utamanya adalah penyempitan arus di Jalan Raya Cinunuk akibat banyaknya kendaraan yang memotong jalan menuju kompleks perumahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bripka Sansan Achmad Suderajat dari Polrestabes Bandung mengonfirmasi bahwa hingga saat ini situasi masih terkendali. Namun, ia mengingatkan potensi kepadatan yang biasanya melonjak menjelang waktu berbuka atau sore hari.

"Betul, jadi untuk empat hari menuju Lebaran untuk arus mudik, kepadatan dari Bundaran Cibiru ini terlihat cukup lancar, namun nanti untuk biasanya mendekat ke sore hari, mendekat ke sore hari, terus biasanya itu kan terjadinya ada antara perlintasan atau belokan-belokan yang mau ke arah perumahan-perumahan itu yang ada di sebelah kabupaten, perbatasan antara kota Bandung dan kebupaten itu," ujar Sansan kepada detikJabar.

Tantangan utama di lapangan adalah aktivitas keluar-masuk kendaraan di gang-gang pemukiman sepanjang Jalan Raya Cinunuk. Hal ini sering kali menjadi sumbu kemacetan yang mengekor hingga ke bundaran. Saat ini, personel kepolisian dari Sektor Panyileukan terus bersiaga mengantisipasi lonjakan pemudik dari arah Kota Bandung, Cimahi, hingga Padalarang.

"Arus mudik itu kebanyakan dari arah barat, terutama dari arah kota Bandung, kota Bandung atau luar kota Bandung juga, dari Cimahi, terus dari luar Cimahi, dari Padalarang, jadi ateri dari lintas darat kota," kata Sansan.

Guna mengantisipasi kemacetan total, Polrestabes Bandung telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Jika antrean kendaraan dari arah Bundaran Cibiru menuju Ujung Berung sudah mencapai Jalan Soekarno-Hatta, polisi akan melakukan penutupan jalur secara situasional.

"Biasanya nanti kalau mesinnya rekayasa arus lalu lintas itu, biasanya nanti kalau ada kepadatan di daerah ini, Bundaran Cibiru yang mau ke arah Ujung Berung, itu kalau sudah ekornya sampai ke arah Jalan Soekarno-Hatta, itu langsung direkayasa, Pak. Kita ditutup dari arah timur, dari arah Cileunyi yang mau ke arah Ujung Berung, Jalan A.H Nasution, itu ditutup," ungkap Sansan.

Selain fokus pada kelancaran jalan, pihak kepolisian juga menitipkan pesan penting bagi para pemudik untuk menjaga kondisi fisik. Jangan memaksakan diri berkendara jika stamina sudah menurun.

"Jadi imbauan kepada para pemudik, masyarakat yang mau mudik, hati-hati di jalan, utamakan keselamatan, keluarga menunggu di rumah. Kalau ngantuk, bisa istirahat. Banyak tempat-tempat rest area yang disediakan oleh kepolisian maupun intansi-intansi lain-lain. Jadi kalau istirahat, silakan. Kalau capek atau ngantuk, silakan istirahat," pungkas Sansan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Update Puncak Bogor Senin Malam: Jalur Dua Arah Dibuka Kembali! "
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads