Waspada! Ini Titik Macet Baru Tol Bocimi Seksi 3 Saat Mudik

Waspada! Ini Titik Macet Baru Tol Bocimi Seksi 3 Saat Mudik

Siti Fatimah - detikJabar
Jumat, 13 Mar 2026 18:00 WIB
Jalan Tol Bocimi seksi 3 segera operasional sementara secara gratis saat Lebaran 2026
Jalan Tol Bocimi 3 (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Operasional fungsional ruas Tol Bocimi seksi 3 saat arus mudik Lebaran 2026 diprediksi memunculkan titik kemacetan baru di wilayah Sukabumi. Polisi pun menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, terutama di kawasan Karangtengah hingga perbatasan Cibolang.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan saat tol tersebut mulai difungsikan.

"Memang kita telah mengantisipasi untuk hal-hal tersebut. Tentunya Kasat Lantas Sukabumi Kota akan terus berkoordinasi lintas jalur dengan kasat lantas yang berada di wilayah sebelah kami," kata Sentot kepada detikJabar, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, berbagai skenario rekayasa lalu lintas sudah disiapkan apabila terjadi kemacetan di jalur utama. Mulai dari penebalan personel hingga beberapa skema lalulintas.

ADVERTISEMENT

"Kita sudah mempersiapkan langkah-langkah, terutama mungkin di penebalan pasukan. Kita akan menggunakan one way, mungkin nanti ada contra flow dan sebagainya. Disesuaikan dengan tingkat kerawanannya," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Haga Deo Harefa menambahkan, berdasarkan kesepakatan antara Korlantas Polri dan Dirlantas Polda Jawa Barat, kendaraan yang keluar dari Tol Bocimi seksi 3 akan diarahkan keluar di wilayah Karangtengah.

"Exit tol Bocimi 3 itu akan dilaksanakan fungsional dan keluarnya nanti di wilayah Karangtengah. Di Karangtengah keluarnya, bukan di Cibolang karena beberapa hal yang belum memungkinkan untuk keluar di Cibolang," kata Haga.

Ia menyebut, potensi kerawanan lalu lintas diprediksi terjadi di kawasan Cibolang yang merupakan perbatasan wilayah hukum Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi.

"Kerawanannya di seputaran Cibolang itu perbatasan antara Sukabumi Kota dan Sukabumi Kabupaten," ujarnya.

Untuk mengurai potensi kemacetan, polisi menyiapkan beberapa rencana kontinjensi atau contingency plan (CB). Salah satunya dengan mengalihkan kendaraan dari arah Cisaat menuju Parungkuda ke Jalan Lingkar Selatan.

"Kendaraan yang dari arah Cisaat yang mau menuju Parungkuda mungkin nanti kami akan alihkan ke Jalan Lingkar Selatan untuk berputar di U-turn pertama atau kedua di Jalan Lingkar Selatan," jelas Haga.

Rekayasa ini dilakukan untuk menghindari perpotongan arus kendaraan dari arah Parungkuda menuju Kota Sukabumi.

"Jadi kendaraan yang dari Cisaat tekuk kiri masuk ke arah Lingkar Selatan, kendaraan dari Parungkuda itu bisa leluasa, lurus maupun tekuk kanan ke arah Lingkar Selatan maupun ke arah Sukabumi Kota," katanya.

Selain itu, polisi juga akan membatasi pergerakan kendaraan berat selama masa arus mudik. Kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih akan ditahan jika kondisi lalu lintas di Parungkuda tidak lagi mampu menampung kendaraan.

"Apabila keadaan di Parungkuda memang sudah tidak menampung, maka kita akan memainkan CB untuk menahan kendaraan sumbu tiga atau lebih di wilayah Lingkar Selatan, mulai dari depan terminal nanti sudah ada pemberhentian," ujarnya.

Kendaraan berat tersebut rencananya akan diarahkan masuk ke area terminal. Jika masih ada yang lolos, polisi akan melakukan penyekatan di sekitar Pos PJR Cibolang.

"Supaya kendaraan sumbu tiga tidak mengarah ke Parungkuda ataupun ke arah Cibadak untuk mengurangi beban di Cibadak," kata Haga.

Ia menegaskan pembatasan kendaraan sumbu tiga selama masa mudik sudah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang akan segera disosialisasikan kepada masyarakat. "Mulai dan jam berapa saja diperbolehkan dan tidaknya sumbu tiga itu nanti akan kita sosialisasikan," pungkasnya.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads