Jalur Puncak II kerap disebut sebagai alternatif bagi pemudik yang ingin menghindari kepadatan di jalur utama Puncak. Namun kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta menganggap jalur tersebut sebagai pilihan paling aman.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan hingga saat ini tidak ada larangan bagi pemudik yang ingin melintas melalui jalur Puncak II. Meski demikian, masyarakat diminta mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan rute perjalanan.
"Yang pasti masyarakat saya kira lebih bisa memprediksi sendiri lewat jalur mana yang akan dipilih. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jalur Puncak utama pun saat arus mudik tidak terlalu padat," kata Wikha usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Stadion Pakansari, Kamis (12/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi pertanyaan terkait adanya imbauan dari wilayah hukum Cianjur yang tidak menyarankan pemudik menggunakan jalur Puncak II saat musim mudik Lebaran.
Menurut Wikha, pemudik sebaiknya lebih mengutamakan faktor keselamatan daripada sekadar mencari jalur yang dianggap lebih cepat atau lebih lengang.
Ia mengingatkan kondisi cuaca yang masih fluktuatif dapat memengaruhi keamanan perjalanan, terutama di wilayah pegunungan seperti jalur Puncak dan sekitarnya.
"Karena itu kami mengimbau masyarakat menggunakan jalur yang dirasa paling aman. Terutama mengingat kondisi cuaca saat ini masih cukup fluktuatif, kadang terang tetapi juga bisa hujan deras," ujarnya.
Ia menambahkan masyarakat sebaiknya memilih jalur yang tidak rawan gangguan serta memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik Lebaran.
"Silakan masyarakat memilih jalur yang dianggap lebih aman dan tidak rawan," kata Wikha.
Sementara itu, kepolisian di wilayah Cianjur justru tidak merekomendasikan jalur Puncak II sebagai rute mudik tahun ini. Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, kondisi infrastruktur jalan dinilai belum memadai untuk menampung arus kendaraan saat Lebaran.
Selain terdapat sejumlah titik jalan rusak, jalur tersebut juga memiliki penerangan yang minim serta beberapa area rawan longsor. Di sejumlah lokasi bahkan terdapat jalan berkelok dengan tebing dan jurang di sisi jalan, sehingga dinilai berisiko tinggi bagi pengendara, terutama jika dilintasi pada malam hari.
Simak Video "Video: Menhub Prediksi 143,9 Juta Orang Mudik di Lebaran 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)











































