Arus Mudik 2026, Polisi Siaga Khusus di Tagog Apu-Beatrix Lembang

Arus Mudik 2026, Polisi Siaga Khusus di Tagog Apu-Beatrix Lembang

Whisnu Pradana - detikJabar
Kamis, 12 Mar 2026 18:30 WIB
polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Beatrix Lembang
polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Beatrix Lembang (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Cimahi -

Polisi mulai bersiap menyambut kedatangan pemudik yang melintasi wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjelang Hari Idul Fitri 1447 Hijriah. Arus mudik diprediksi mulai terjadi pada 14 Maret 2026.

Kabupaten Bandung Barat sendiri menjadi daerah yang dilintasi pemudik baik jalur tol maupun arteri. Untuk ruas jalan tol, pemudik biasanya mengarah dari Jakarta-Cikampek-Purwakarta-Padalarang (KBB)-Cileunyi maupun Tol Soroja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian untuk jalur arteri yang biasanya menjadi perlintasan pemudik motor, datang dari arah Jakarta-Cianjur-Bogor-Sukabumi via jalur Cipatat-Padalarang. Kemudian dari arah Karawang-Purwakarta-Cikalongwetan-Padalarang via Jalan Raya Purwakarta serta dari arah Subang via Lembang menuju Kota Cimahi-Bandung hingga wilayah Priangan seperti Garut, Tasik dan sebagainya.

"Itu adalah jalur-jalur yang tentunya harus kita amankan. Semata-mata kami lakukan untuk bisa memberikan rasa aman kepada pemudik-pemudik," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

Untuk mengamankan jalannya arus mudik nanti, pihaknya menyiagakan 667 personel yang disebar ke seluruh titik perlintasan di wilayah Cimahi dan Bandung Barat. Mereka akan bertugas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung 13-25 Maret 2026.

polisi mengecek kesiapan personel menjelang arus mudik 2026polisi mengecek kesiapan personel menjelang arus mudik 2026 Foto: Whisnu Pradana/detikJabar

"Jumlah personel 667 yang tersebar, yang mana pelaksanaan kegiatan kurang lebih selama 13 hari. Kita sudah mendirikan sebanyak 12 pos pelayanan dan pos pengamanan. Untuk pos terpadu ada 2, 1 di Simpang Padalarang dan 1 lagi di Alun-alun Cimahi," kata Niko.

Niko memprediksi arus pemudik yang menuju dan melintasi wilayah hukum Polres Cimahi mulai terjadi pada 14 dan 15 Maret 2026 karena sudah diberlakukannya work from anywhere (WFA). Lalu gelombang kedua mudik terjadi pada 18-19 Maret 2026 yang bertepatan dengan libur Hari Nyepi.

"Mudik awal dari fase pertama adalah besok. Mengingat Senin dan Selasa itu sudah diberlakukannya WFA sebagian besar 80 persen untuk wirausaha yang di Jakarta, sehingga paling tidak kami sudah menerima fase pertama gelombang dari mudik itu dari mulai Jumat sore atau mungkin Sabtu pagi," kata Niko.

Polisi juga sudah memetakan jalur-jalur yang dinilai masuk zona merah kemacetan sehingga dibutuhkan perhatian khusus berdasarkan hasil evaluasi mudik tahun 2025. Yakni di kawasan Pasar Tagog Apu, Simpang Cimareme, dan Simpang Beatriks, Lembang.

"Itu tiga trouble spot yang perlu kita konsentrasikan. Untuk wilayah Cimahi, tentunya yang tadi disampaikan beberapa trouble spotnya yaitu lebih kepada bukan pasar tumpah tapi pasar kaget," kata Niko.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads