Catat! Jangan Mudik di Waktu Ini Saat Libur Lebaran 2026

Tim detikOto - detikJabar
Rabu, 11 Mar 2026 06:00 WIB
ilustrasi (Foto: Agung Pambudhy)
Bandung -

Mudik Lebaran selalu menjadi tradisi besar masyarakat Indonesia. Namun pada tahun 2026, jumlah pemudik diperkirakan kembali melonjak sehingga potensi kemacetan panjang sulit dihindari jika tidak merencanakan perjalanan dengan matang.

Dilansir detikOto, Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Baketrans) memperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Dari jumlah tersebut, mobil pribadi masih menjadi moda transportasi paling diminati oleh masyarakat.

Data Baketrans menyebutkan sekitar 76,24 juta orang atau 52,98 persen pemudik memilih menggunakan mobil pribadi untuk menuju kampung halaman. Kondisi ini membuat jalur darat, khususnya jalan tol di Pulau Jawa, diprediksi mengalami lonjakan kendaraan yang signifikan selama periode mudik dan arus balik.

Daerah Asal dan Tujuan Mudik Terbanyak 2026

Sebagian besar pemudik diketahui berasal dari wilayah Pulau Jawa yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pekerjaan. Data Baketrans menunjukkan lima provinsi dengan jumlah pemudik terbesar.

Asal Pemudik Terbanyak

  • Jawa Barat: 30,97 juta orang
  • DKI Jakarta: 19,93 juta orang
  • Jawa Timur: 17,2 juta orang
  • Jawa Tengah: 16,57 juta orang
  • Banten: 11,17 juta orang

Sementara itu, sejumlah wilayah juga menjadi tujuan utama masyarakat untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

Tujuan Mudik Terbanyak

  • Jawa Tengah: 38,71 juta orang
  • Jawa Timur: 27,29 juta orang
  • Jawa Barat: 25,09 juta orang
  • DI Yogyakarta: 8,20 juta orang
  • Sulawesi Selatan: 5,36 juta orang

Tingginya mobilitas masyarakat ini membuat jalur utama di Pulau Jawa diprediksi mengalami lonjakan lalu lintas yang cukup signifikan selama periode mudik Lebaran.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Bagi masyarakat yang berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi, penting untuk memperhatikan waktu keberangkatan. Hal ini bertujuan agar perjalanan tetap nyaman dan tidak terjebak kemacetan panjang.

Baketrans memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-3 atau Rabu, 18 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, pergerakan kendaraan diperkirakan meningkat tajam di berbagai ruas tol dan jalur arteri.

Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+6 atau Jumat, 27 Maret 2026. Banyak pemudik akan kembali ke kota asal pada periode tersebut karena berakhirnya masa libur Lebaran.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk menghindari perjalanan pada tanggal-tanggal tersebut jika ingin mengurangi risiko terjebak kemacetan panjang.

Rekayasa Lalu Lintas Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 2026

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di jalur tol utama, khususnya Tol Trans Jawa.

Beberapa skema yang disiapkan antara lain sistem one way, contraflow, serta kebijakan ganjil genap. Rekayasa lalu lintas ini akan diberlakukan secara situasional berdasarkan diskresi pihak kepolisian.

Tujuan utama kebijakan tersebut adalah untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik.

Jadwal Sistem One Way Tol Trans Jawa

Arus Mudik

  • 17 Maret - 20 Maret 2026
  • Selasa pukul 12.00 WIB hingga Jumat pukul 24.00 WIB

Ruas yang diberlakukan:

  • Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga Tol Semarang-Solo KM 421.

Arus Balik

  • 23 Maret - 29 Maret 2026
  • Senin pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 24.00 WIB

Ruas yang diberlakukan:

  • Tol Semarang-Solo KM 421 hingga Tol Jakarta-Cikampek KM 70.




(iqk/iqk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork