Kapal Perang Iran Diserang, Puluhan Orang Tewas!

Kabar Internasional

Kapal Perang Iran Diserang, Puluhan Orang Tewas!

Tim detikcom - detikJabar
Jumat, 06 Mar 2026 09:30 WIB
This frame grab from a video released by the US Department of Defense on March 4, 2026, shows what the Department of Defense says is periscope footage of a US Navy submarine firing on and sinking an Iranian warship in the Indian Ocean. A US submarine
Tangkapan layar dari video yang dirilis AS menunjukkan momen serangan torpedo menghantam kapal perang Iran di Samudra Hindia. (Foto: AFP PHOTO/US DEPARTMENT OF DEFENSE/HANDOUT)
Jakarta -

Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran terus berkecamuk. Terbaru, kapal perang Iran berhasil ditumbangkan.

Kapal perang yang berada di Samudera Hindia itu ditenggelamkan oleh kapal selam AS. Senjata yang diluncurkan berupa torpedo bawah laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tindakan ini jelas berdampak fatal. Selain kapal Iran yang karam, puluhan orang di dalamnya dikabarkan tewas.

"Kapal itu merasa aman di perairan internasional, tapi justru dihantam torpedo," ujar Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, dikutip detikNews dari BBC Indonesia, Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

Hegseth tidak menyebut nama kapal Iran yang diserang. Namun sebelumnya Angkatan Laut Sri Lanka melaporkan bahwa kapal peran Iran IRIS Dena tenggelam di Samudra Hindia. Sekitar 140 orang di dalamnya dinyatakan hilang.

"Ini memang bukan pertarungan yang seimbang, dan tidak dimaksudkan sebagai pertarungan yang seimbang," kata Hegseth.

"Gelombang yang lebih besar akan datang. Kami baru memulainya," sambung dia.

87 Tentara Iran Tewas

Sedikitnya 87 tentara Iran tewas, dengan 61 tentara lainnya masih hilang. Sekitar 32 tentara Iran lainnya berhasil diselamatkan oleh Angkatan Laut Sri Lanka, dengan sebagian besar mengalami luka-luka.

Tenggelamnya kapal perang Iran ini terjadi saat perang yang dipicu serangan gabungan AS dan Israel sejak akhir pekan terus meluas di kawasan Timur Tengah. Angkatan Laut Sri Lanka, seperti dilansir AFP, Kamis (5/3/2026), telah mengevakuasi sedikitnya 87 jenazah tentara Iran dari kapal perang yang dtenggelamkan oleh torpedo AS tersebut.

"Kami telah mengevakuasi 87 jenazah, dan pencarian masih dilakukan untuk yang lainnya yang masih hilang," kata seorang pejabat Angkatan Laut Sri Lanka, yang tidak disebut namanya, kepada AFP.

Juru bicara kepolisian setempat dan Angkatan Laut Sri Lanka mengatakan bahwa sedikitnya 61 tentara Iran masih hilang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sri Lanka, Vijitha Herath, secara terpisah mengumumkan pasukan Sri Lanka menyelamatkan 32 tentara Iran dari kapal perang jenis kapal fregat yang tenggelam tersebut. Mereka yang diselamatkan kini sedang mendapatkan perawatan medis di sebuah rumah sakit di kota Galle.

Seorang fotografer AFP di Sri Lanka melaporkan puluhan jenazah, yang diduga tentara-tentara Iran yang tewas, dibawa masuk ke rumah sakit setempat pada Rabu (4/3) malam.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Simak selengkapnya di sini.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads