Sosok ASA, Bocah SD yang Dibunuh Kakak Tiri Ternyata Jago Beladiri

Sosok ASA, Bocah SD yang Dibunuh Kakak Tiri Ternyata Jago Beladiri

Whisnu Pradana - detikJabar
Kamis, 05 Mar 2026 17:30 WIB
Polisi amankan kakak tiri sadis yang habisi nyawa bocah SD di Cipatat, Bandung Barat.
Polisi amankan kakak tiri sadis yang habisi nyawa bocah SD di Cipatat, Bandung Barat (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar).
Bandung Barat -

ASA (12) ditemukan tewas mengenaskan di tangan kakak tirinya sendiri, MZ (28). Bocah kelas 6 SD asal Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat tersebut kehilangan nyawanya dalam peristiwa tragis yang terjadi pada Selasa (3/3/2026).

Korban ditemukan dengan luka sayat di bagian leher, luka tajam di punggung, serta luka sayatan di pergelangan tangan. Jasad ASA pertama kali ditemukan oleh ibunya di lantai dua rumah mereka dalam kondisi tak bernyawa di bawah tempat tidur.

MZ diringkus polisi hanya berselang beberapa jam setelah melancarkan aksi kejinya terhadap sang adik tiri. Hingga saat ini, motif di balik pembunuhan tersebut masih misterius. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ASA dikenal sebagai anak yang aktif di lingkungan sekolah. Ia juga merupakan anggota aktif perguruan seni bela diri Satria Muda Indonesia. Di organisasi tersebut, ASA tercatat sebagai pemegang sabuk merah strip dua atau berada pada tingkatan pratama utama.

ADVERTISEMENT

"Anaknya baik, dia sudah tiga tahun ikut perguruan silat Satria Muda Indonesia. Sekarang sabuk merah strip dua," kata pelatih silat Satria Muda Indonesia, Gunawan, Kamis (5/3/2026).

Gunawan mengenang mendiang anak didiknya sebagai sosok yang mudah bergaul dan cepat akrab dengan rekan-rekan seperguruannya. Selama berlatih, ASA dikenal sebagai murid yang disiplin dan tidak banyak tingkah.

"Dia akrab sama teman-temannya, baik pokoknya. Saya ketemu terakhir sebelum puasa, karena kan kalau puasa program latihannya libur dulu. Kebetulan dua bukan atlet juga, kalau atlet tetap lanjut selama puasa," kata Gunawan.

Gunawan mengaku sangat terpukul saat mendengar kabar kematian ASA yang begitu tragis. Menurutnya, meski ASA memiliki kemampuan bela diri, namun jika diserang oleh orang dewasa dalam posisi tidak siap, tentu akan sangat sulit bagi korban untuk memberikan perlawanan.

"Jadi saya dapat kabar itu sore di hari kejadian, dapat kabar dari anak saya katanya ASA meninggal dibunuh. Saya kaget dong, langsung datang kesini buat ngecek," kata Gunawan.

Rasa marah dan emosi tak bisa disembunyikan oleh Gunawan. Ia menuntut agar pelaku yang tega menghabisi nyawa ASA secara keji mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya. Belakangan terungkap bahwa pelaku merupakan kakak tiri korban.

"Marah saya pastinya, kalau boleh ya inginnya meluapkan emosi dulu ke pelaku. Pokoknya pelaku harus dihukum seberat-beratnya," kata Gunawan.

MZ diamankan pihak berwajib beberapa jam setelah kejadian pada Selasa (3/3/2026). Pelaku ditangkap di dekat lokasi kejadian setelah sebelumnya sempat berupaya melarikan diri ke wilayah Kabupaten Cianjur.

MZ kemudian digelandang ke Mapolres Cimahi pada Rabu (4/3/2026). Saat ini, penyidik tengah mendalami keterangan pelaku untuk mengungkap motif utama di balik pembunuhan sadis terhadap adik tirinya tersebut.

"Untuk motifnya masih kami dalami, sekarang masih dalam pemeriksaan mendalam oleh penyidik Satreskrim Polres Cimahi. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan," ujar Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Polisi Tepis Motif Keluarga di Kasus Pembunuhan Anak Politikus PKS"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads