Spek Drone 'Receh' Iran: Berbahaya dan Mematikan!

Infografis

Spek Drone 'Receh' Iran: Berbahaya dan Mematikan!

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 05 Mar 2026 14:10 WIB
Drone kamikaze buatan Iran ini membuktikan bahwa teknologi canggih tak selamanya harus mahal. Drone tersebut berbahaya dan mematikan.
Infografis drone buatan Iran. (Visual infografis diolah menggunakan alat AI NotebookLM)
Bandung -

Eskalasi konflik di Timur Tengah pada akhir Februari hingga awal Maret 2026 menempatkan Shahed-136 sebagai aktor utama dalam palagan udara. Drone 'kamikaze' buatan Iran ini membuktikan bahwa teknologi canggih tak selamanya harus mahal.

Laporan media internasional seperti The New York Times dan Reuters menyoroti bagaimana stok persenjataan Iran tetap menjadi ancaman jangka panjang meski terus digempur. Dengan biaya produksi yang hanya berkisar $20.000 hingga $50.000 per unit, pesawat nirawak menjadi senjata asimetris yang berbahaya dan mematikan. Strategi utamanya bukan terletak pada kecepatan, melainkan pada serangan kawanan (swarm attack) yang dirancang untuk membanjiri sistem radar dan pertahanan udara lawan hingga titik jenuh.

Drone ini memiliki jangkauan operasional hingga 2.500 km, bahkan mencapai 4.000 km pada varian terbaru, dengan hulu ledak seberat 50-90 kg. Ketangguhannya teruji dalam berbagai serangan terhadap pangkalan militer AS dan infrastruktur strategis. Fenomena ini memaksa negara-negara adidaya mengeluarkan biaya intersepsi yang jauh lebih mahal, menciptakan ketidakseimbangan ekonomi perang yang signifikan di mana satu rudal pertahanan bisa berharga puluhan kali lipat dari harga drone yang dijatuhkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

An Iran-made unmanned aerial vehicle (UAV), the Shahed-136, is displayed in a rally commemorating the 47th anniversary of the Islamic Revolution's victory in Azadi (Freedom) Square in western Tehran, Iran, on February 11, 2026. (Photo by Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)Drone Iran (Photo by Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)

In this photo provided Monday, Jan. 13, 2025, by the Iranian Army, domestically-built drones are displayed in a ceremony to deliver the drones to the army in an undisclosed location in Iran. (Iranian Army via AP)Drone buatan Iran. (Foto: Iranian Army via AP)
  • Efisiensi Biaya: Shahed-136 mengubah paradigma perang dengan biaya produksi rendah ($20.000-$50.000), namun mampu memaksa lawan mengeluarkan jutaan dolar untuk sistem pertahanan.
  • Keunggulan Strategis: Menggunakan metode swarm attack untuk melumpuhkan sistem pertahanan udara musuh melalui kuantitas serangan massal.
  • Spesifikasi Mumpuni: Memiliki daya jelajah ekstrem hingga 4.000 km (varian B).

Berikut berita-berita berkaitan drone atau pesawat tanpa awak Iran yang dikutip detikJabar dari pemberitaan detikcom, Kamis (5/3/2026):

ADVERTISEMENT




(bbp/bbp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads