Suasana malam di Dusun Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang terasa lebih hangat dari biasanya. Cahaya lampu Masjid Jami Alhuda berpendar terang, menyambut langkah kaki warga yang hendak menunaikan ibadah Salat Tarawih.
Di tengah saf makmum, tampak Bupati Karawang Aep Syaepuloh berbaur dengan masyarakat dalam agenda rutin Tarawih Keliling (Tarling).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Aep, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah personal, melainkan jembatan untuk meruntuhkan sekat antara birokrasi dan rakyat.
Tak tanggung-tanggung, ia memboyong rombongan pejabat daerah, mulai dari Kepala Dinas (Kadis) hingga Kepala Bidang (Kabid), untuk turun langsung mendengarkan suara dari akar rumput.
"Kali ini kita lakukan Tarling di Kecamatan Telagasari, yang saat ini menjadi momen kami untuk silaturahmi, bahkan semua pejabat dari Kadis sampai Kabid saya minta hadir, karena di momen ini juga kita punya kesempatan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung," kata Aep kepada detikJabar usai kegiatan Tarling, Selasa (3/2/2026).
Halaman masjid pun disulap menjadi pusat layanan mini. Sembari menunggu waktu salat atau sesudahnya, warga bisa memeriksakan kesehatan secara cuma-cuma di stan yang tersedia. Tak hanya itu, geliat ekonomi lokal juga tampak dari kehadiran stan UMKM yang menjajakan produk unggulan mereka, menyediakan beragam layanan publik di pelataran rumah ibadah.
"Masyarakat secara umum bisa hadir langsung, kita siapkan stan pemeriksaan kesehatan gratis, ada stan UMKM, bahkan bisa menyampaikan keluhan langsung. Ini bukti kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat," kata dia.
Ketegasan Aep terlihat saat ia melakukan pemeriksaan kehadiran para bawahannya di sela kegiatan. Baginya, kehadiran para pejabat bukan sekadar formalitas pendampingan pimpinan, melainkan bentuk pertanggungjawaban untuk memahami dengan tepat apa yang menjadi kebutuhan dasar warga Karawang saat ini.
"Makanya saya absen tadi, para Kadis, Kabid, ini penting semuanya harus hadir, agar kinerja ini optimal. Kegiatan ini menyentuh langsung, dan harus tahu keluhan serta kebutuhan dasar masyarakat," pungkasnya.
(dir/dir)











































