Kabupaten Sumedang menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang disusun Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sumedang berhasil menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat serta peringkat kelima secara nasional.
Merujuk rilis IDSD BRIN kategori kabupaten tingkat nasional, Kabupaten Badung menempati peringkat pertama, disusul Kabupaten Sleman, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sumedang.
Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa pembangunan daerah di Sumedang berjalan secara progresif, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan posisi Sumedang sebagai salah satu daerah dengan tingkat daya saing tertinggi di Indonesia.
IDSD merupakan instrumen pengukuran komprehensif yang menilai produktivitas dan kemajuan wilayah melalui berbagai pilar utama, di antaranya kualitas sumber daya manusia, ekosistem pasar, inovasi, teknologi, kelembagaan, hingga lingkungan pendukung pembangunan daerah.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta dukungan berbagai inovasi pelayanan publik dan transformasi digital yang terus dikembangkan.
"Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah dari kerja bersama dan komitmen kuat seluruh pihak dalam membangun Sumedang secara berkelanjutan. Peringkat pertama di Jawa Barat dan lima besar nasional menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, inovasi daerah, serta daya saing ekonomi masyarakat," ujar Dony, dalam keterangannya yang diterima detikJabar, Senin (2/3/2026).
Menurut Dony, keberhasilan meraih posisi teratas di Jawa Barat menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang dijalankan telah berada pada jalur yang tepat dan berbasis data serta inovasi.
"Kami terus mendorong transformasi digital, penguatan SDM, serta kolaborasi lintas sektor agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prestasi ini harus menjadi energi untuk bekerja lebih baik lagi," katanya.
Simak Video "Video: Ratusan Santri di Cimanggung Sumedang Keracunan Makanan"
(mso/mso)