Dubai identik sebagai kota dengan segala kemewahannya. Hotel bintang lima hingga mal super besar tumbuh subur di sana.
Dubai sendiri merupakan kota terbesar di Uni Emiraat Arab (UEA). Kota ini jadi salah satu yang populer di dunia.
Namun, Dubai kini menjadi kota yang 'mati'. Segala denyut kehidupan mewahnya mendadak sirna. Dubai saat ini seloah tanpa kehidupan jika dibandingkan biasanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari detikProperti, ssituasi Dubai saat ini justru berubah 180 derajat. Kemeriahan di tengah kota mendadak sirna, jalan-jalan cenderung sepi dan banyak orang yang memilih bertahan di dalam rumah.
Semua itu akibat dari serangan rudal dan drone oleh Iran yang menghantam Dubai dalam beberapa hari terakhir. Alhasil, langit biru di Dubai kini dihiasi dengan asap putih dari rudal yang melintas.
Konflik yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel membuat beberapa negara di Timur Tengah menjadi sasaran target militer Iran, salah satunya UEA. Dubai yang menjadi pusat ekonomi dan pariwisata di UEA turut menjadi sasaran.
Dilansir detikProperti dari The Guardian, Senin (2/3/2026), semula masyarakat dan turis menikmati pertunjukan air mancur di malam hari yang lokasinya dekat Burj Khalifa. Kemeriahan itu langsung berubah menjadi kepanikan usai muncul asap tebal di Bandara Internasional Dubai dan Abu Dhabi.
Kedua bandara itu dihantam oleh drone milik Iran pada Minggu (1/3) waktu setempat. Kepulan asap hitam langsung terlihat jelas di udara. Semua penumpang langsung berhamburan menyelamatkan diri.
Burj Khalifa juga turut menjadi target serangan oleh Iran. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial X, terlihat drone milik Iran tengah bergerak mendekat gedung tertinggi di dunia itu. Beruntung, drone berhasil dicegat oleh pertahanan UAE sehingga meledak di udara.
Namun, serpihan drone milik Iran menyebabkan kerusakan kecil pada sejumlah fasad dan kaca Burj Khalifa. Belum ada laporan soal korban luka-luka pasca ledakan drone tersebut, menurut sejumlah laporan media lokal Dubai.
Artikel ini telah tayang di detikProperti. Simak selengkapnya di sini.
(ilf/orb)










































